MAKASSAR, SULSELPASTI.COM — Proyek SustainaBlue menandai tiga tahun pelaksanaan kolaborasi internasional dengan sejumlah capaian strategis untuk memperkuat pengembangan ekonomi biru berkelanjutan di Indonesia dan Malaysia.
Hingga Oktober 2026, proyek yang melibatkan 11 mitra internasional ini telah membangun kerangka kerja sama lintas sektor, membentuk Pusat Ekonomi Biru Berkelanjutan, mengembangkan platform digital, serta menjalankan program peningkatan kapasitas untuk mendukung inovasi dan pengembangan sumber daya manusia.
PT Pandu Bina Sejahtera menjadi salah satu mitra Indonesia dalam proyek tersebut, bersama Universitas Indonesia dan Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS). Kolaborasi ini juga melibatkan perguruan tinggi dan organisasi dari Malaysia, Yunani, serta Siprus.
Proyek SustainaBlue didanai bersama oleh Uni Eropa melalui program Erasmus+. Inisiatif ini menerapkan pendekatan Quintuple Helix yang mengintegrasikan lima unsur utama, yakni perguruan tinggi, industri, pemerintah, masyarakat sipil, dan lingkungan, untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang sejalan dengan pelestarian ekosistem laut.
Presiden Aegean Rebreath, Sarelakos Giorgos, mengatakan pendekatan komprehensif tersebut bertujuan memastikan inovasi, kebijakan, dan pendidikan tidak hanya mendorong pertumbuhan ekonomi, tetapi juga menjaga kesehatan ekosistem laut bagi generasi mendatang.
Bentuk Pusat Ekonomi Biru Berkelanjutan
Salah satu capaian utama SustainaBlue adalah pembentukan Sustainable Blue Economy Centers (SBECs) atau Pusat Ekonomi Biru Berkelanjutan di empat perguruan tinggi mitra di Indonesia dan Malaysia.
Pusat-pusat tersebut dilengkapi fasilitas pendukung, kerangka kerja bersama, mandat yang jelas, serta rencana aksi tahunan. Keberadaannya diharapkan menjadi wadah kolaborasi antara perguruan tinggi, pelaku industri ekonomi biru, pemerintah daerah, dan pemangku kepentingan lainnya.
Untuk memperkuat kerja sama, konsorsium juga melakukan pemetaan pemangku kepentingan dan membangun jejaring kolaborasi melalui nota kesepahaman atau memorandum of understanding (MoU). Keterlibatan PT Pandu Bina Sejahtera menjadi bagian dari upaya menghubungkan dunia usaha, perguruan tinggi, dan berbagai pihak yang berkepentingan dalam pengembangan ekonomi biru.
Kembangkan Platform Digital Biru dan Hijau
SustainaBlue turut mengembangkan Blue & Green Acceleration Platform, sebuah platform digital yang dirancang sebagai pusat informasi sekaligus komunitas kolaborasi.
Platform ini bertujuan menghubungkan pengetahuan, masyarakat, peluang, dan pengalaman praktis untuk mempercepat inovasi di sektor ekonomi biru dan hijau. Melalui wadah tersebut, perguruan tinggi, industri, pemerintah, masyarakat sipil, dan pemangku kepentingan lingkungan diharapkan dapat memperluas pertukaran pengetahuan serta membangun kemitraan baru.
Pengembangan platform digital ini menjadi bagian dari upaya memperkuat ekosistem inovasi yang tidak hanya bertumpu pada kegiatan akademik, tetapi juga menjawab kebutuhan nyata industri dan masyarakat.
Petakan Kebutuhan Keterampilan Tenaga Kerja
Di bidang pengembangan sumber daya manusia, SustainaBlue melaksanakan kajian pasar tenaga kerja untuk mengidentifikasi kesenjangan keterampilan teknis, digital, dan hijau di Indonesia dan Malaysia.
Kajian tersebut menghasilkan laporan komprehensif mengenai kebutuhan kompetensi di sektor ekonomi biru berkelanjutan. Sejumlah rekomendasi yang dihasilkan mencakup penguatan keterampilan digital, peningkatan kualitas pelatihan vokasi, serta penguatan hubungan antara institusi pendidikan dan dunia industri.
Rekomendasi ini diharapkan dapat membantu kedua negara menyiapkan tenaga kerja yang lebih kompetitif, memiliki keterampilan relevan, dan mampu beradaptasi dengan perkembangan sektor ekonomi biru pada masa mendatang.
Selain itu, proyek ini menyelenggarakan program peningkatan kapasitas bagi tenaga akademik dan administrasi di empat perguruan tinggi mitra. Program tersebut mencakup penyediaan modul khusus, webinar, lokakarya, serta pelatihan Training of Trainers (ToT) secara daring.
Melalui rangkaian kegiatan tersebut, para peserta dibekali pengetahuan, keterampilan, dan perangkat untuk memperkuat kerja sama kelembagaan serta merancang kurikulum inovatif yang berorientasi pada pengembangan keterampilan biru dan hijau.
Dorong Keberlanjutan Ekonomi Biru
SustainaBlue merupakan proyek lintas negara bertajuk Enhancing the Blue Economy in Higher Education Institutions in Malaysia and Indonesia. Program ini mempertemukan perguruan tinggi dan organisasi mitra dari Indonesia, Malaysia, Yunani, dan Siprus untuk memperkuat peran pendidikan tinggi dalam pengembangan ekonomi biru berkelanjutan.
Melalui modernisasi program akademik, penguatan kolaborasi perguruan tinggi dan industri, peningkatan keterampilan tenaga kerja, serta pengembangan kesiapan kerja mahasiswa, SustainaBlue diharapkan dapat berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi yang lebih inklusif dan berkelanjutan.
Informasi lebih lanjut mengenai proyek SustainaBlue dan kesempatan bergabung dalam Blue & Green Acceleration Platform dapat diakses melalui laman resmi https://learning-sustainablue.eu/.

Comment