Seleksi Paskibraka Nasional, Pemprov Sulsel Tegaskan Tak Bisa Intervensi dan Siap Jembatani Aspirasi ke Pusat

MAKASSAR, SULSELPASTI.COM — Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan menegaskan bahwa penetapan peserta yang lolos seleksi Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tingkat nasional sepenuhnya menjadi kewenangan panitia pusat. Pemerintah provinsi maupun pemerintah kabupaten/kota tidak memiliki ruang untuk melakukan intervensi terhadap keputusan tersebut.

Penegasan ini disampaikan menyusul polemik hasil seleksi Paskibraka asal Kota Makassar berinisial CYL yang ramai diperbincangkan di media sosial.

Sebagai bentuk perhatian terhadap aspirasi peserta dan daerah asal, Andi Sudirman Sulaiman memfasilitasi pertemuan langsung bersama peserta seleksi dengan melibatkan Pemerintah Kota Makassar melalui Kesbangpol Makassar. Pertemuan tersebut berlangsung di Rumah Jabatan Gubernur, Senin, 25 Mei 2026.

Melalui langkah ini, Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan menilai pentingnya membuka ruang komunikasi agar setiap aspirasi dapat disampaikan melalui jalur resmi dan mekanisme yang tepat, sehingga tidak menimbulkan kesalahpahaman di ruang publik.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian (Diskominfo-SP) Sulsel, Muhammad Salim Basmin, menjelaskan bahwa mediasi dilakukan untuk menjaga komunikasi tetap terbuka sekaligus memastikan seluruh proses berjalan sesuai ketentuan yang berlaku.

“Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan siap memfasilitasi apabila Pemerintah Kota Makassar ingin mengajukan keberatan atau menyampaikan aspirasi secara resmi kepada panitia pusat sesuai mekanisme yang berlaku,” ujar Salim Basmin, Rabu, 27 Mei 2026.

Ia menegaskan, Pemprov Sulsel menghormati seluruh tahapan dan keputusan seleksi Paskibraka yang dilaksanakan secara berjenjang berdasarkan pedoman nasional. Komitmen tersebut sekaligus memastikan aspirasi masyarakat terkait transparansi proses seleksi dapat tersampaikan dengan baik kepada otoritas pusat, tanpa mencampuri kewenangan penetapan hasil seleksi nasional.

Pemprov Sulsel pun mengajak masyarakat untuk menghormati seluruh proses seleksi dan menyikapi berbagai wacana yang berkembang secara bijak, proporsional, serta berlandaskan informasi yang utuh dan berimbang. (*)

Comment