SIDRAP, SULSELPASTI.COM — Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) mencatat perkembangan positif dalam penguatan integritas sektor pendidikan. Berdasarkan hasil Survei Penilaian Integritas (SPI) Pendidikan 2026 yang dirilis Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Sidrap berhasil naik dari Level 2 Korektif menjadi Level 3 Adaptif.
Capaian tersebut ditandai dengan peningkatan Indeks Integritas Pendidikan dari 72,01 pada 2024 menjadi 76,13 pada 2026. Angka tersebut juga berada di atas indeks integritas pendidikan secara nasional yang tahun ini tercatat sebesar 73,30.
Kenaikan tersebut menjadi catatan penting dalam perjalanan pemerintahan Bupati Sidrap Syaharuddin Alrif bersama Wakil Bupati Nurkanaah. Penguatan integritas pendidikan menjadi bagian dari upaya mendorong tata kelola pendidikan yang lebih transparan, akuntabel, serta berorientasi pada peningkatan kualitas sumber daya manusia.
KPK meluncurkan Indeks Integritas Pendidikan 2026 pada Selasa (6/10/2026). Pengukuran dilakukan terhadap 510 kabupaten/kota di Indonesia dengan melihat tiga dimensi utama, yakni karakter, ekosistem, dan tata kelola pendidikan.
Tak hanya mencatat kenaikan indeks, Sidrap juga menunjukkan tingkat partisipasi survei yang tinggi. Pada SPI Pendidikan 2026, tingkat survei yang masuk mencapai 84,81 persen, jauh di atas capaian nasional yang berada di angka 41,32 persen.
Sebanyak 86 sekolah menjadi sasaran survei di Sidrap. Jumlah tersebut terdiri atas 39 SD negeri/sederajat dan 17 SMP negeri/sederajat di bawah Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sidrap, delapan MI, 19 MTs, dua MA di bawah Kementerian Agama Sidrap, serta satu SMA di bawah Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan.
Admin SPI Pendidikan 2026 Sidrap, Amannang Saily Endeng, mengatakan tingginya capaian tersebut tidak terlepas dari kerja keras kepala sekolah, guru, dan operator. Mereka dinilai aktif membangun komunikasi selama proses pelaksanaan survei secara daring di sekolah-sekolah sasaran.
“Indeks ini kita raih dari kegigihan para kepala sekolah, guru bersama operator dalam membangun komunikasi yang intensif selama pelaksanaan survei online di sekolah-sekolah,” kata Amannang.
Pelaksanaan survei juga mendapat dukungan dan koordinasi dari Wakil Bupati Sidrap bersama Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Kantor Kementerian Agama, serta Inspektorat Daerah Sidrap. Kolaborasi tersebut dilakukan untuk memastikan sekolah-sekolah sasaran dapat mengikuti survei secara optimal.
Dengan indeks 76,13, Sidrap kini masuk lima besar daerah dengan capaian SPI Pendidikan tertinggi di Sulawesi Selatan. Kenaikan dari Level Korektif ke Level Adaptif sekaligus menjadi pijakan bagi pemerintah daerah untuk mempertahankan dan meningkatkan kualitas tata kelola pendidikan. Capaian tersebut diharapkan tidak berhenti sebagai angka, tetapi menjadi momentum memperkuat karakter, ekosistem, dan budaya integritas di seluruh satuan pendidikan Sidrap. (*)

Comment