Hadiri Halalbihalal Usman Balo, Sekda Parepare: Nama Besar Tokoh Adalah Tanggung Jawab Moral

SULSELPASTI.COM – Kegiatan Halalbihalal Keluarga Besar Alm. H. Usman Balo menjelma menjadi lebih dari sekedar ajang silaturahmi biasa. Momentum tahunan ini menjadi ruang refleksi mendalam untuk menjaga nilai warisan dari sosok pejuang kharismatik Sulawesi Selatan yang dikenal berani, tegas, dan pantang menyerah.

Alm. H. Usman Balo merupakan tokoh pejuang legendaris yang lahir dari rahim masyarakat Bugis Sidrap sekitar tahun 1918. Berangkat dari latar belakang kemudahan, ia tumbuh menjadi sosok yang sangat disegani dalam dinamika sejarah perjuangan kemerdekaan di Sulawesi Selatan. Keteguhan dan keberaniannya menjadikan ia berpengaruh, baik di medan laga maupun di tengah kehidupan sosial.

Dalam rekam jejak sejarahnya, Usman Balo ikut mewarnai dinamika perjuangan bersenjata, termasuk pada fase pergerakan DI/TII. Namun, sikapnya yang kokoh terhadap prinsip perjuangan membuatnya memilih jalan yang berbeda ketika terjadi pengkhianatan terhadap ideologi. Hal ini membuktikan bahwa dirinya bukan sekedar pejuang fisik, melainkan seorang pemimpin yang berdiri teguh di atas keyakinan prinsipil.

Jejak keteladanan inilah yang kini terus dihidupkan oleh keluarga besarnya sebagai warisan nilai luhur yang dijaga ketat lintas generasi.

Hadir dalam kegiatan tersebut, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Parepare, Amarun Agung Hamka. Dalam berbagai hal, ia menegaskan bahwa kekuatan sebuah keluarga besar tidak hanya terletak pada romantisme sejarah masa lalu, tetapi pada kemampuan mengaktualisasikan nilai-nilai tersebut dalam kehidupan sehari-hari.

“Warisan terbesar dari seorang tokoh bangsa bukan sekedar cerita penutur, melainkan nilai-nilai hidup. Dan nilai itu hanya akan tetap abadi jika kita konsisten menjaganya bersama-sama,” ujar Hamka.

Mantan Kepala Disporapar Parepare itu juga menekankan bahwa menyandang nama besar Alm. H. Usman Balo merupakan sebuah kebanggaan sekaligus tanggung jawab moral yang besar. Tanggung jawab tersebut harus dijaga melalui sikap saling menghargai, menjaga kebersamaan, dan berkontribusi positif bagi daerah.

Suasana di lokasi kegiatan berlangsung sangat hangat dan penuh khidmat. Kehadiran sanak saudara dari lintas generasi semakin memperkuat ikatan emosional dan kerabatan internal keluarga besar.

Momentum ini menjadi pengingat kolektif bahwa di tengah derasnya arus perubahan zaman, nilai-nilai dasar seperti keteguhan, keberanian, dan persaudaraan tetap relevan untuk terus dipertahankan.

Pergelaran Halalbihalal ini pun menegaskan satu pesan penting: warisan api semangat seorang pejuang tidak akan pernah padam selama nilai-nilai perjuangannya tetap hidup dan mengalir dalam sikap serta tindakan nyata generasi penerusnya. (*)

Comment