YOGYAKARTA, SULSELPASTI.COM — Yayasan Andi Manenne Cendekia Kabupaten Luwu Utara terus mematangkan rencana pendirian perguruan tinggi di daerah. Memasuki hari kedua kegiatan benchmarking, rombongan mengunjungi Institut Teknologi Nasional Yogyakarta (ITNY) untuk menggali pengalaman pengelolaan pendidikan tinggi, khususnya di bidang teknologi dan pertambangan.
Rombongan diterima langsung Rektor ITNY, Dr. Ir. Setyo Pambudi, M.T., IPM., ASEAN Eng., bersama jajaran pimpinan perguruan tinggi tersebut.
Dalam pertemuan tersebut, Setyo Pambudi menjelaskan sejumlah program studi ITNY yang dinilai relevan dengan rencana pengembangan program studi pada perguruan tinggi yang akan didirikan di Luwu Utara.
Salah satu yang menjadi perhatian adalah Program Studi Teknologi Rekayasa Metalurgi. Program studi tersebut memiliki keterkaitan dengan rencana pengembangan program studi yang akan dibuka melalui Politeknik Teknologi dan Inovasi (POLTEKIS) Luwu Utara.
“ITNY memiliki pengalaman dalam pengelolaan pendidikan tinggi, khususnya pada bidang pertambangan dan teknologi. Hal ini tentunya dapat menjadi referensi bagi pengembangan program studi yang akan dibuka di Luwu Utara,” ujar Setyo Pambudi.
Sementara itu, Pendiri Yayasan Andi Manenne Cendekia sekaligus Bupati Luwu Utara, Andi Rahim, menegaskan bahwa kekayaan sumber daya alam di Luwu Utara harus berjalan beriringan dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia.
Menurutnya, potensi sumber daya alam yang besar membutuhkan dukungan tenaga kerja lokal yang memiliki kompetensi dan keahlian sesuai kebutuhan pembangunan daerah.
“Luwu Utara kaya akan potensi sumber daya alam, tetapi kita masih menghadapi keterbatasan sumber daya manusia yang memiliki kompetensi sesuai dengan kebutuhan pembangunan daerah,” kata Andi Rahim.
Ia berharap kehadiran perguruan tinggi baru nantinya dapat menjadi salah satu solusi untuk meningkatkan kualitas SDM sekaligus membuka akses pendidikan tinggi yang lebih luas bagi masyarakat Luwu Utara.
“Kita berharap kehadiran kampus baru di Luwu Utara mampu mencetak sumber daya manusia yang unggul, kompeten, dan siap berkontribusi dalam membangun daerah,” ucapnya.
Kunjungan ke ITNY merupakan bagian dari rangkaian benchmarking yang dilakukan Yayasan Andi Manenne Cendekia untuk memperoleh referensi sekaligus mempelajari pengalaman perguruan tinggi yang telah lebih dahulu berkembang.
Berbagai masukan yang diperoleh selama kunjungan akan menjadi bahan evaluasi dan pertimbangan dalam mempersiapkan pendirian serta pengelolaan POLTEKIS Luwu Utara.
Dengan konsep pendidikan vokasi yang disesuaikan dengan potensi daerah dan kebutuhan dunia kerja, POLTEKIS Luwu Utara diharapkan mampu melahirkan lulusan yang memiliki kompetensi sesuai kebutuhan industri sekaligus berkontribusi terhadap percepatan pembangunan daerah. (*)

Comment