Diskominfo-SP Luwu Utara Luncurkan Deteksi Lapor Konten, Warga Bisa Adukan Konten Negatif

LUWU UTARA, SULSELPASTI.COM— Pemerintah Kabupaten Luwu Utara melalui Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (Diskominfo-SP) menghadirkan layanan Deteksi Lapor Konten untuk membantu masyarakat melaporkan konten negatif sekaligus mendorong terciptanya ruang digital yang bersih, aman, dan tepercaya.

Layanan tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah memperkuat keamanan siber di tengah semakin masifnya penggunaan platform digital dan media sosial.

Kepala Diskominfo-SP Luwu Utara, Dr. Andi Zulkarnain, SKM., M.Kes., mengatakan perkembangan teknologi informasi memberikan banyak manfaat bagi masyarakat, tetapi juga menghadirkan berbagai potensi risiko yang perlu diantisipasi.

“Tujuan utama dari layanan Deteksi Lapor Konten pada platform digital atau media sosial adalah untuk menciptakan ruang digital yang aman, sehat, dan tepercaya bagi seluruh penggunanya,” ujar Andi Zulkarnain.

Menurutnya, layanan tersebut juga merupakan langkah preventif pemerintah daerah dalam menjaga keamanan masyarakat di ruang digital, sekaligus mendukung penerapan regulasi nasional terkait teknologi informasi, perlindungan data pribadi, dan keamanan siber.

Kepala Bidang Persandian Diskominfo-SP Luwu Utara, Alisman, menjelaskan bahwa setiap laporan masyarakat akan ditindaklanjuti melalui mekanisme Helpdesk Lapor Konten Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN).

Masyarakat dapat melaporkan berbagai konten yang diduga melanggar ketentuan hukum, di antaranya judi daring, pornografi, pemerasan dan penipuan, ujaran kebencian, hoaks, fitnah, pencemaran nama baik, kekerasan dan provokasi, hingga konten yang berkaitan dengan terorisme dan radikalisme.

Selain itu, laporan juga dapat mencakup berbagai bentuk informasi elektronik lainnya yang dinilai melanggar peraturan perundang-undangan.

Untuk memperluas jangkauan informasi, Diskominfo-SP Luwu Utara akan menyurati seluruh perangkat daerah hingga tingkat desa dan kelurahan. Sosialisasi diharapkan dapat dilakukan secara langsung kepada masyarakat dalam berbagai forum pertemuan.

Alisman mengajak masyarakat Luwu Utara tidak hanya aktif menggunakan media sosial, tetapi juga ikut menjaga kualitas ruang digital.

“Intinya, pesan saya kepada seluruh pengguna media sosial dan masyarakat Luwu Utara untuk selalu bijak di ruang digital. Kita sama-sama saling mengingatkan, sehingga ruang digital kita selalu aman dan bikin nyaman,” katanya. (*)

Comment