MAKASSAR, SULSELPASTI.COM — Kinerja Dinas Kebudayaan (Disbud) Kota Makassar mendapat pujian dari Staf Ahli Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan Kota Makassar, Drs. Irwan Rusfiady Adnan M.Si. Selama 2023 Disbud mampu menunjukkan capaian membanggakan.
Pujian tersebut Irwan sampaikan saat mewakili Wali Kota Makassar, Moh. Ramdhan Pomanto membuka Forum SKPD Dinas Kebudayaan di Hotel Swiss-Belinn Panakkukang, Makassar, Kamis, 22 Februari 2024. Menurutnya, Disbud selama ini mampu memaksimalkan pelibatan masyarakat dalam program kerja.
“Dinas Kebudayaan telah mampu menjaga ritme kinerja dengan pelibatan semua unsur dalam programnya. Terus terang saya sangat mengapresiasi hal itu,” puji Irwan.
Ia berharap, ke depan Disbud Makassar bisa makin memacu kinerja. Beberapa hal yang dititipkan Irwan antara lain, cagar budaya bisa dijaga dengan baik. Museum Kota yang selama ini sudah banyak pengunjungnya, diharap bisa makin ditingkatkan.
“Forum SKPD ini harus menjadi wadah untuk mengukur program dan memaksimalkan dampak positifnya ke depan,” harap Irwan Adnan.
Disbud Makassar di bawah kepemimpinan Ir. Hj. Andi Herfida Attas sebagai kadis cukup berkinerja baik selama 2023. Salah satu yang nyata yakni misi budaya pada event bergengsi Tong-Tong Fair di Belanda.
Selain itu, telah banyak kegiatan lain yang sukses digelar. Antara lain, Hari Kebudayaan atau Bulan Budaya, aplikasi sistem informasi cagar budaya atau Simcabud/Prasanganta.
Selanjutnya, aplikasi belajar Lontara atau Appilajara. Ada pula pemeliharaan objek cagar budaya yang telah ditetapkan melalui SK Wali Kota Makassar.
Pemelihataan makam bersejarah, penetapan cagar budaya tingkat Kota Makassar, pemilihan Duta Budaya, Festival Kelong Anak Lorong.
Tidak ketinggalan kegiatan Museum Keliling yang dilaksanakan dalam Lowong Wisata (Longwis), pameran seni digitalimersif “Walking Throught a Songline” kolaborasi Disbud dengan Pemerintah Australia. Terakhir revitalisasi museum.
Kabid Kekayaan Budaya, Dinas Kebudayaan Kota Makassar, Ludfi SH., M.Si menyampaikan, Kinerja Dinas Kebudayaan (Disbud) Kota Makassar menunjukkan hal positif. Realisasi anggarannya mencapai Rp30,1 miliar lebih dari alokasi Rp34 miliar lebih.
Itu artinya persentase penggunaan anggaran sebesar 88,58 persen. Program dan kegiatan Disbud Makassar 2023 mencakup lima poin utama.
Kelima program utama tersebut yakni Pengembangan Kebudayaan, Pengembangan Kesenian Tradisional, Pembinaan Sejarah, Pelestaian dan Pengelolaan Cagar Budaya, serta Pengelolaan Kemuseuman.
“Kinerja sepanjang 2023 ini sebagai bentuk komitmen kami untuk terus menjaga dan melestarikan kebudayaan,” ucap Ludfi di depan seratusan peserta lebih.
Forum SKPD kali ini menghadirkan tiga narasumber. Ketiganya yakni Guru Besar Unhas, Prof Muhlis Hadrawi, SS., M. Hum, ketua Komisi D DPRD Makassar, Andi Hadi Ibrahim Baso, SS., MH, dan perwakilan dari Bappeda Kota Makassar. (*)

Comment