Antisipasi Keterlambatan Haji 2026, Nurdin Halid Minta Garuda Maksimalkan Layanan Lansia dan Disabilitas

MADINAH, SULSELPASTI.COM — Tim Pengawas (Timwas) Haji DPR RI tahun 2026, Nurdin Halid, mengingatkan Garuda Indonesia untuk melakukan persiapan khusus guna mengantisipasi keterlambatan penerbangan jemaah haji yang hampir selalu menjadi persoalan setiap musim haji.

Dalam keterangannya di Madinah, Selasa (19/5/2026), Nurdin Halid menegaskan bahwa pelayanan terhadap jemaah harus menjadi prioritas utama, terutama bagi jemaah lanjut usia (lansia) dan penyandang disabilitas.

Ia meminta Garuda Indonesia memastikan seluruh aspek operasional berjalan optimal, mulai dari kesiapan armada, ketepatan waktu keberangkatan, pelayanan bagasi, hingga fasilitas pendampingan bagi jemaah dengan kebutuhan khusus.

“Saya berharap kepada Garuda Indonesia agar benar-benar fokus dan melakukan persiapan dalam melayani jemaah haji Indonesia. Kesiapan armada, ketepatan waktu keberangkatan, pelayanan bagasi jemaah, hingga pelayanan khusus bagi jemaah lansia dan disabilitas harus menjadi perhatian serius,” ujar Nurdin Halid.

Menurutnya, pelayanan ramah lansia dan disabilitas tidak boleh hanya menjadi slogan, tetapi harus diwujudkan secara nyata sejak di bandara, saat proses naik pesawat, selama penerbangan, hingga tiba di tujuan.

“Khusus jemaah lansia dan disabilitas, saya harap benar-benar diberikan perhatian dan pelayanan khusus. Garuda sebagai mitra utama pemerintah dalam penerbangan haji harus ramah terhadap lansia dan disabilitas,” tegasnya.

Pada musim haji 2026, Garuda Indonesia mengoperasikan 15 armada pesawat untuk melayani penerbangan haji Indonesia. Maskapai nasional tersebut dijadwalkan mengangkut sebanyak 102.502 jemaah yang tergabung dalam 277 kelompok terbang (kloter) dari 10 embarkasi di seluruh Indonesia. (*)

Comment