Tim Penilai Lomba Kelurahan Provinsi Puji Infrastruktur Kebudayaan Makassar

MAKASSAR, SULSELPASTI.COM –– Tim verifikasi/penilaian Lomba Kelurahan tingkat Provinsi Sulsel terkesima dengan kesiapan Kelurahan Manggala. Terutama dari sisi infrastruktur kebudayaan.

“Alhamdulillah baik infrastruktur dan kelembagaan kebudayaan kita dianggap sangat baik. Semoga juga akan memberikan hasil positif yang akan mendukung kriteria penilaian secara keseluruhan,” kata Kepala Dinas Kebudayaan Kota Makassar, Andi Herfida Attas.

Kelurahan Manggala sebagai perwakilan Kota Makassar dikunjungi tim penilai, Rabu, 26 Juni 2024. Hadir langsung Ketua Tim Penilai Provinsi, Jayadi nas beserta anggota. Tim disambut Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto bersama Ketua Tim Penggerak PKK, Indira Yusuf Ismail, jajaran OPD hingga camat dan lurah.

Penilaian dilaksanakan terkait kesiapan infrastruktur dan administrasi pendukung proses pelayanan warga masyarakat. Termasuk penataan dan kebersihan kelurahan juga sarana sarana penunjang kesiapsiagaan kelurahan dalam menghadapai bencana, atau permasalahan yang timbul.

Khusus Dinas Kebudayaan selaku leading sector infrastruktur Kebudayaan serta kelembagaan dan pranata Seni Budaya khusus Sanggar Seni Pendopo Aspirasi dan kelompok sadar Budaya Manggala yang menjadi binaan Disbud, Jajaran Disbud telah mempersiapkan sebaik mungkin selama satu bulan terakhir.

“Tim kami melakukan pembenahan dan perbaikan infrastruktur sanggar serta pendampingan penataan kelengkapan administrasi sanggar,” tambah Herfida.

Kegiatan lain yang juga dilaksanakan di Sanggar Seni Pendopo Aspirasi yakni Pameran Benda Pusaka sekaligus ritual pencucian benda pusaka. Disbud juga sekaligus menghadirkan Museum Keliling sebagai rangkaian acara.

Mengangkat tema “Museum Menyentuh Warga Lorong Kota Makassar”. Menyuguhkan berbagai kegiatan menarik seperti melukis, storytelling, dan menonton film secara virtual.

Kabid Kekayaan Budaya, Disbud Makassar, Ludfi Alamri mengatakan museum keliling ini menjadi menarik karena tidak saja menyajikan konten sejarah dan kebudayaan, tapi memadukan pembelajaran kreatifitas produk-produk kebudayaan. (*)

Comment