Libur Idulfitri Aman dan Berkesan, Bupati Lutra Minta Pengelola Wisata Utamakan Keamanan dan Kenyamanan

LUWU UTARA, SULSELPASTI.COM — Bupati Kabupaten Luwu Utara, Andi Abdullah Rahim, menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk menghadirkan suasana pariwisata yang aman, nyaman, dan membahagiakan selama cuti bersama dan libur Idulfitri 1447 Hijriah.

Penegasan tersebut disampaikan Bupati saat memimpin rapat koordinasi (rakor) pencegahan dan penanganan kebencanaan serta keamanan dan ketertiban di kawasan wisata, Jumat (20/3/2026), yang digelar di Warkop Remaja Masamba.

Rakor kamtibmas ini dihadiri unsur Forkopimda, pimpinan perangkat daerah lingkup Pemda Luwu Utara, serta sejumlah pemangku kepentingan terkait. Pertemuan tersebut bertujuan mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan risiko kebencanaan di objek-objek wisata yang diprediksi mengalami lonjakan pengunjung selama libur Idulfitri.

Dalam arahannya, Bupati menginstruksikan seluruh pengelola objek daya tarik wisata (ODTW) dan stakeholder terkait agar memastikan terciptanya iklim pariwisata yang aman, tertib, dan menyenangkan bagi pengunjung.

“Tindakan pencegahan dan penanganan kebencanaan di tempat-tempat wisata harus dilakukan secara terpadu, terkoordinasi, dan selalu diperbarui dengan melibatkan semua pihak,” tegas Andi Rahim.

Ia menekankan pentingnya antisipasi sejak dini, terutama di destinasi favorit seperti Permandian Air Panas Pincara, Permandian Alam Sungai Tamboke Sukamaju, kawasan pesisir pantai, hingga wilayah pegunungan.

“Saya imbau semua pihak menjalankan tugasnya dengan baik dan tuntas. Kita ingin masyarakat yang berwisata pulang dengan rasa bahagia dan membawa cerita indah. Keamanan adalah fondasi utama terciptanya kebahagiaan itu,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata Luwu Utara, Saleh, mengungkapkan pihaknya telah menerbitkan imbauan tertulis kepada petugas ODTW serta memberikan pembekalan kesiapsiagaan menjelang libur Idulfitri.

“UPT Pariwisata sudah mengumpulkan seluruh petugas ODTW untuk pembekalan, termasuk menyampaikan imbauan tertulis agar siap dan siaga menyambut lonjakan pengunjung,” jelasnya.

Kabupaten Luwu Utara dikenal memiliki ragam destinasi wisata eksotik, mulai dari wisata alam pegunungan, permandian alam, wisata religi, hingga wisata air panas. Keunggulan ini diprediksi akan menarik wisatawan lokal maupun luar daerah selama libur Idulfitri 2026, sekaligus menjadi penggerak ekonomi kerakyatan.

Adapun sejumlah poin penting yang disepakati dalam rakor tersebut antara lain kewajiban pengelola memastikan sarana dan prasarana wisata dalam kondisi layak, menjaga kebersihan lingkungan, serta mengoptimalkan pengelolaan sampah di seluruh kawasan wisata.

Selain itu, ditekankan pula pentingnya sinergi dan kolaborasi lintas sektor, khususnya antara Disporapar, Dinas Perhubungan, Satpol PP, serta TNI/Polri, termasuk dalam pengaturan arus lalu lintas menuju dan di sekitar lokasi wisata demi terciptanya suasana libur yang aman, tertib, dan kondusif. (*)

 

Comment