LUWU UTARA, SULSELPASTI.COM — Proses seleksi jabatan Direktur Perumda Air Minum Tirta BukaE periode 2026–2031 resmi memasuki babak lanjutan. Panitia Seleksi (Pansel) mengumumkan empat peserta yang dinyatakan lolos tahapan administrasi setelah melalui verifikasi berkas secara ketat.
Keempat peserta tersebut yakni M. Imran Mattola, S.E., Muchammad Ichsan, S.E., M.M., Rudi Hartono, serta H. Adjie Saputra, S.Sos., M.Si. Pengumuman ini menjadi penanda dimulainya fase krusial dalam upaya mencari figur pimpinan baru bagi perusahaan daerah pengelola layanan air bersih di Kabupaten Luwu Utara.
Ketua Panitia Seleksi, Baharuddin, menjelaskan bahwa seluruh peserta yang lolos telah memenuhi persyaratan administrasi, mulai dari latar belakang pendidikan hingga kelengkapan dokumen pendukung lainnya.
“Seleksi Calon Direktur Perumda Air Minum Tirta BukaE periode 2026–2031 kini memasuki tahapan berikutnya, yaitu Uji Kelayakan dan Kepatutan,” ujar Baharuddin.
Ia merinci, tahapan Uji Kelayakan dan Kepatutan (UKK) meliputi psikotes, ujian tertulis keahlian, penulisan makalah dan rencana bisnis, presentasi makalah, serta wawancara. Seluruh rangkaian tersebut dilaksanakan sesuai dengan ketentuan Permendagri Nomor 37 Tahun 2018 tentang Pengangkatan dan Pemberhentian Anggota Dewan Pengawas atau Anggota Komisaris dan Anggota Direksi BUMD.
Menurut Baharuddin, peserta yang telah lolos seleksi administrasi wajib mengikuti UKK yang akan melibatkan tim penguji profesional dan independen, terdiri dari unsur akademisi, praktisi air minum, serta perwakilan Pemerintah Kabupaten Luwu Utara.
“Kami berharap melalui tahapan UKK ini dapat terpilih figur direktur yang tidak hanya kompeten secara teknis, tetapi juga memiliki integritas dan visi untuk membawa Perumda Air Minum Tirta BukaE menjadi perusahaan yang lebih sehat, profesional, dan inovatif,” pungkasnya. (*)

Comment