Rural ICT Camp 2026 Bakal Digelar di Maros, Dorong Internet Komunitas Berkelanjutan

MAROS, SULSELPASTI.COM  — Kabupaten Maros akan menjadi lokasi pelaksanaan Rural ICT Camp 2026 pada Senin (14/9/2026) hingga Jumat (18/9/2026) mendatang.

BeritaMakassar

Kegiatan tersebut akan dilaksanakan di Balai Riset Perikanan Budidaya Air Payau dan Penyuluhan Perikanan (BRPBAP3) Maros.

Mengusung tema “Internet Komunitas yang Bermakna untuk Ketahanan Iklim dan Kemandirian Warga”, kegiatan ini digelar Common Room Networks Foundation (Common Room).

Sekitar 150 peserta dari berbagai kalangan diperkirakan akan mengikuti kegiatan tersebut. Mereka terdiri atas perwakilan Sekolah Internet Komunitas (SIK) dari 12 lokasi di 11 provinsi di Indonesia, komunitas lokal di Maros, pemerintah pusat dan daerah, organisasi masyarakat sipil, akademisi, pelaku usaha, praktisi teknologi, serta mitra strategis.

Manajer Media dan Kerja Sama Common Room Networks Foundation, Tisha Amelia mengatakan, Maros dipilih sebagai lokasi Rural ICT Camp karena memiliki sejumlah pengalaman dan potensi yang relevan dengan tema kegiatan.

“Pertama, Maros merupakan lokasi percontohan proyek Co-LABS, memiliki pengalaman dalam pemanfaatan teknologi berbasis komunitas, ekosistem UMKM yang aktif, serta karakter wilayah perdesaan dan pesisir yang menghadapi berbagai tantangan lingkungan dan perubahan iklim,” jelasnya.

Menurutnya, pengalaman tersebut akan menjadi bahan pembelajaran bagi peserta dari berbagai wilayah di Indonesia dan Filipina.

“Jadi nanti dalam kegiatan ini juga akan hadir peserta dari Filipina untuk mengikuti rangkaian kegiatan dan berbagi pengalaman mengenai pengembangan konektivitas berbasis komunitas di tingkat regional,” ujarnya.

Tisha menjelaskan, Rural ICT Camp merupakan ruang belajar dan kolaborasi tahunan yang diinisiasi Common Room sejak 2020.

Kegiatan tersebut sebelumnya diselenggarakan di Kasepuhan Ciptagelar, Jawa Barat pada 2020-2021, Desa Tembok, Bali pada 2022, Pulo Aceh, Provinsi Aceh pada 2023, Kecamatan Ciracap, Jawa Barat pada 2024, dan Wisma Belimbing, Depok pada 2025.

“Tahun 2026 ini Rural ICT Camp hadir di Maros untuk melanjutkan pembelajaran dari program Community-based Innovation Lab for Climate Resilience (Co-LABS) yang dikembangkan sejak 2024,” katanya.

Untuk Sulawesi Selatan, kata Tisha, Common Room memfokuskan kegiatan di Maros dengan BRPBAP3 sebagai salah satu lokasi pembelajaran.

AsiaTenggara & Kepulauan Pasifik

“Kita bekerja sama dengan BRPBAP3 untuk melakukan kegiatan ini. Jadi selain di Maros, kami sudah melakukan pembinaan UMKM di sejumlah titik di Indonesia. Maros kota ketujuh,” ujarnya.

Rural ICT Camp mendorong pengembangan internet komunitas yang tidak hanya menyediakan akses, tetapi juga aman, terjangkau, bermakna, serta dapat dikelola secara mandiri dan berkelanjutan oleh masyarakat.

Melalui program Community-based Innovation Lab for Climate Resilience (Co-LABS), Common Room mengembangkan pemanfaatan sensor lingkungan, Internet of Things (IoT), serta pengumpulan data berbasis warga untuk memperkuat kapasitas komunitas dalam memahami kondisi lingkungan di sekitarnya. (*)

Comment