MAKASSAR, SULSELPASTI.COM — Tahun ini investasi Makassar di triwulan 1 tercatat sebesar 1,1 T, triwulan II sebesar 517 juta dan triwulan III 2024 senilai Rp 864 miliar. Secara total nilai investasi di Kota Makassar hingga Oktober 2024 baru mencapai sekitar Rp2,55 triliun.
Kepala DPM-PTSP Kota Makassar, Helmy Budiman mengakui investasi di Makassar terjadi perlambatan secara signifikan. Koreksi nilai investasi tersebut secara year on year sekitar 50 persen lebih di banding tahun 2023 yang mencapai 5,5 Triliun.
Hal ini diutarakan Helmy Budiman saat menjadi narasumber di Smartcity Dialog di studio Smartcitymakassar.com, Rabu (20/11/2024).
Ke depan dengan kebijakan relaksasi kepada para investor dan sejumlah proyek strategis seperti Japarate, didukung kondusivitas Kota Makassar pasca Pilkada 2024, diharapkan mampu meningkatkan minat dan kepercayaan investor ke Makassar.
“Kita juga mendengar masukan dan usulan dari para pengusaha, memberikan kelonggaran pada pengusaha yang bisa menjadi gimmick menambah daya tarik calon investor,” lanjut Helmy.
Mengingat Makassar memiliki posisi strategis dengan fasilitas lengkap yang mampu menarik investor dan menumbuhkan Indonesia Timur.
Sejauh ini, Makassar masih berkontribusi besar terhadap realisasi investasi triwulan III/2024 di Provinsi Sulawesi Selatan .
Sebelumnya terdapat ada tiga proyek investasi besar yang sedang dijajaki di Kota Makassar yakni Tol Layang Lingkar Dalam, Ducting Sharing (Bawah Tanah), dan Metro Kapsul (LRT). (*)

Comment