MAKASSAR, SULSELPASTI.COM – Kebakaran yang melanda Gedung DPRD Kota Makassar beberapa waktu lalu menjadi perhatian besar berbagai pihak. Di balik proses penanganan bencana tersebut, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Makassar tampil sebagai motor utama dalam mengoordinasikan seluruh langkah darurat hingga pemulihan.
Sebagai lembaga yang diamanahkan melalui Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2007 tentang Penanggulangan Bencana, BPBD Makassar memegang peranan sentral dalam memastikan penanganan kebakaran berjalan cepat, tepat, dan terintegrasi dengan melibatkan berbagai sektor.
Komando dan Koordinasi Lintas Instansi
BPBD Makassar bertindak sebagai koordinator utama dengan menggandeng Dinas Pemadam Kebakaran, Dinas Sosial, Dinas Kesehatan, Satpol PP, TNI-Polri, hingga instansi teknis lain. Sinergi lintas sektor ini menjadi kunci agar proses pemadaman, evakuasi, serta penanganan dampak kebakaran berjalan efektif dan tidak tumpang tindih.
Asesmen Cepat di Lapangan
Begitu kebakaran terjadi, Tim Kaji Cepat BPBD langsung diterjunkan untuk menghimpun data kerusakan, memetakan potensi korban, serta mengidentifikasi dampak sosial-psikologis. Hasil asesmen inilah yang kemudian menjadi dasar rekomendasi kepada pimpinan daerah dalam mengambil keputusan strategis.
Manajemen Krisis dan Pengendalian Situasi
Selain mendukung operasi pemadaman, BPBD juga mengatur sistem pengendalian lokasi dengan memasang perimeter aman. Hal ini dilakukan untuk memastikan masyarakat tidak memasuki area berbahaya. Di sisi lain, BPBD membantu menjamin kelancaran logistik, peralatan darurat, serta kebutuhan tim di lapangan.
Dukungan Trauma Healing
Tidak hanya fokus pada penanganan fisik, BPBD Makassar turut memberikan perhatian pada aspek psikologis. Program dukungan psikososial dan trauma healing disiapkan untuk staf DPRD, saksi, maupun warga sekitar agar terhindar dari trauma berkepanjangan yang bisa memengaruhi kesehatan mental dan kinerja aparatur.
Informasi dan Edukasi Publik
BPBD juga aktif menyampaikan informasi resmi terkait kondisi pasca-kebakaran, langkah penanganan, hingga imbauan keamanan bagi masyarakat. Edukasi mengenai kewaspadaan kebakaran, evakuasi mandiri, serta jalur darurat menjadi bagian penting untuk meningkatkan kesadaran publik.
Rekomendasi Pemulihan dan Pencegahan
Sebagai tindak lanjut, BPBD memberikan masukan kepada Pemerintah Kota Makassar terkait strategi pemulihan, baik secara fisik seperti perbaikan infrastruktur dan jalur evakuasi, maupun nonfisik berupa pemulihan psikologis serta tata kelola keamanan gedung. Upaya mitigasi juga disiapkan melalui simulasi evakuasi dan evaluasi sistem proteksi kebakaran. (*)

Comment