LUWU UTARA, SULSELPASTI.COM — Bupati Luwu Utara Andi Abdullah Rahim menargetkan daerah yang dipimpinnya masuk 10 besar capaian Monitoring, Controlling, Surveillance for Prevention (MSCP) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Sulawesi Selatan. Target tersebut ditegaskan saat memimpin rapat MSCP bersama Komisi Pemberantasan Korupsi di Command Center Kantor Bupati, baru-baru ini.
Dalam rapat itu dipaparkan hasil evaluasi indeks MSCP yang mencakup delapan area utama penilaian pencegahan korupsi di lingkungan pemerintah daerah. Evaluasi tersebut menjadi bahan strategis bagi Pemerintah Kabupaten Luwu Utara untuk memperkuat tata kelola pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan berintegritas.
Bupati menegaskan, hasil evaluasi harus dijadikan pemacu peningkatan kinerja seluruh perangkat daerah.
“Saya ingin ada kesepakatan bersama agar Luwu Utara menargetkan masuk 10 besar capaian MSCP. Ini menjadi motivasi kita semua untuk bekerja lebih baik dalam memperkuat sistem pencegahan korupsi,” tegasnya.
Untuk mewujudkan target tersebut, Andi Rahim menginstruksikan seluruh perangkat daerah segera menyiapkan dokumen pendukung serta memperkuat koordinasi lintas unit kerja. Ia juga mengarahkan pembentukan grup monitoring khusus yang melibatkan dirinya secara langsung guna memastikan penginputan data dan pemenuhan indikator MSCP berjalan optimal.
Selain itu, setiap SKPD diminta menyusun daftar progres pekerjaan terkait pemenuhan indikator MSCP. Langkah ini diharapkan mempermudah pemantauan perkembangan sekaligus mempercepat perbaikan di masing-masing perangkat daerah.
Melalui rapat ini, Kabupaten Luwu Utara menegaskan komitmennya meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan dan memperkuat sinergi dengan KPK dalam upaya pencegahan korupsi. Dengan perbaikan yang terarah dan terukur, capaian indeks MSCP Luwu Utara diharapkan meningkat pada penilaian berikutnya.(*)

Comment