GOWA, SULSELPASTI.COM — Wakil Bupati Gowa, Darmawangsyah Muin, menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam mewujudkan pemerataan pembangunan di Indonesia. Hal tersebut disampaikannya saat memimpin upacara Peringatan Hari Otonomi Daerah (OTODA) ke-30 tingkat Kabupaten Gowa di Lapangan Kantor Bupati Gowa, Senin (27/4).
Dalam kesempatan itu, ia membacakan sambutan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia, Muhammad Tito Karnavian. Ditekankan bahwa otonomi daerah merupakan instrumen strategis untuk mempercepat pembangunan, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta mendorong kesejahteraan masyarakat.
Menurutnya, keberhasilan pembangunan nasional sangat bergantung pada kuatnya koordinasi dan sinkronisasi antara pemerintah pusat dan daerah. Tanpa hal tersebut, tujuan pembangunan tidak akan tercapai secara optimal.
“Peringatan Hari Otonomi Daerah menjadi momentum untuk memperkuat komitmen pemerintah dalam menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujarnya.
Mengusung tema “Dengan Otonomi Daerah Kita Wujudkan Asta Cita”, peringatan tahun ini mencerminkan kemandirian daerah dalam mengelola potensi lokal sekaligus mendukung visi pembangunan nasional melalui kolaborasi yang solid.
Sejumlah langkah strategis juga menjadi perhatian, di antaranya integrasi perencanaan dan penganggaran pusat-daerah, reformasi birokrasi berbasis hasil yang diperkuat digitalisasi, serta peningkatan kemandirian fiskal daerah.
Selain itu, pemerintah daerah didorong memperkuat kerja sama antarwilayah serta memprioritaskan layanan dasar seperti pendidikan, kesehatan, air bersih, sanitasi, dan perlindungan sosial guna mengurangi ketimpangan.
Dalam menghadapi tantangan global, daerah juga diharapkan mampu menghadirkan kebijakan yang berpihak kepada masyarakat, termasuk mendukung swasembada pangan dan energi, pengelolaan sumber daya air berkelanjutan, serta penguatan UMKM dan kewirausahaan.
Di sisi tata kelola pemerintahan, reformasi birokrasi yang transparan, akuntabel, efektif, dan efisien terus didorong agar pelayanan publik semakin optimal. Penggunaan anggaran pun harus berorientasi pada manfaat nyata serta menghindari pemborosan.
Melalui momentum ini, Pemerintah Kabupaten Gowa diharapkan semakin memperkuat kolaborasi dalam menjalankan pembangunan yang berfokus pada kesejahteraan masyarakat.
Upacara tersebut turut dihadiri unsur Forkopimda, para asisten, staf ahli, pimpinan SKPD, camat, serta jajaran ASN lingkup Pemkab Gowa. (*)

Comment