TP PKK Sulsel Fasilitasi Vaksinasi HPV Gratis untuk 384 Perempuan, Perkuat Upaya Cegah Kanker Serviks

MAKASSAR, SULSELPASTI.COM — Tim Penggerak (TP) PKK Provinsi Sulawesi Selatan bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan melalui Dinas Kesehatan menggelar Seminar Pencegahan Kanker Serviks dan Vaksinasi Human Papillomavirus (HPV) bagi perempuan. Kegiatan tersebut berlangsung di Ruang Pola Kantor Gubernur Sulsel, Kamis (11/6/2026).

Mengusung tema “Perempuan Sehat, Keluarga Kuat: Bersama Cegah Kanker Serviks melalui Deteksi Dini dan Vaksinasi HPV”, kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-54 dan HUT Dekranas ke-46. Tahun ini, Sulawesi Selatan dipercaya menjadi tuan rumah pelaksanaan HKG PKK dan HUT Dekranas tingkat nasional.

Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 384 perempuan mendapatkan layanan vaksinasi HPV secara gratis. Setiap peserta akan menerima tiga dosis vaksin, dengan dosis pertama diberikan pada 11 Juni 2026, dosis kedua pada 9–11 Juli 2026, dan dosis ketiga dijadwalkan pada Desember 2026.

Pelaksanaan vaksinasi melibatkan tim vaksinator dari sejumlah puskesmas di Kota Makassar serta tenaga medis dari klinik Dinas Kesehatan Provinsi Sulsel.

Seminar dan vaksinasi ini dibuka oleh Ketua Bidang IV TP PKK Sulsel, drg. Aisyah Ahmad, yang mewakili Ketua TP PKK Sulsel, Naoemi Octarina Sudirman.

Dalam sambutannya, drg. Aisyah menegaskan bahwa kanker serviks merupakan ancaman serius bagi perempuan karena sering berkembang tanpa gejala namun dapat berdampak besar terhadap ketahanan keluarga.

“Kanker serviks adalah ancaman yang nyata, tetapi dapat dicegah 100 persen melalui dua langkah utama, yakni deteksi dini dengan pemeriksaan IVA Test atau Pap Smear yang tersedia gratis di puskesmas, serta vaksinasi HPV,” ujarnya.

Ia menambahkan, kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian TP PKK Sulsel terhadap kesehatan perempuan sekaligus upaya mendorong masyarakat agar lebih berani melakukan pemeriksaan kesehatan dan mendapatkan vaksinasi sebagai langkah pencegahan.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin memotivasi perempuan untuk berani mencari tahu kondisi kesehatannya, berani melakukan deteksi dini, dan berani mendapatkan vaksinasi. Harapannya, ‘Perempuan Sehat, Keluarga Kuat, Indonesia Hebat’ bukan sekadar slogan, tetapi menjadi kenyataan yang dirasakan masyarakat,” pungkasnya. (*)

Comment