BANTAENG, SULSELPASTI.COM β Pemerintah Kabupaten Bantaeng mulai menyiapkan penerapan Program Insentif Kinerja Berbasis Ekologis (IKE) sebagai upaya mendorong pembangunan yang tetap berpijak pada keberlanjutan lingkungan.
Langkah tersebut ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara Bupati Bantaeng M. Fathul Fauzy Nurdin dan Pilar Nusantara (PINUS) Sulawesi Selatan di Ruang Rapat Pimpinan Bupati Bantaeng, Senin (31/8/2026).
Kerja sama ini diarahkan untuk membantu Pemkab Bantaeng merancang skema insentif lingkungan hidup yang sesuai dengan kebutuhan daerah dan dapat diterapkan secara efektif.
Bupati Bantaeng M. Fathul Fauzy Nurdin mengatakan, program tersebut membuka peluang bagi daerah yang mampu menjaga lingkungan untuk mendapatkan tambahan dukungan pendanaan.
βIni memberikan tambahan dana bagi daerah yang berhasil menjaga lingkungan, sehingga perlindungan ekologis tidak menjadi beban biaya sendiri,β kata Fathul Fauzy.
Menurutnya, penerapan IKE juga diharapkan mendorong perbaikan tata kelola lingkungan, termasuk pengelolaan sampah dan perlindungan daerah aliran sungai (DAS).
Di sisi lain, skema tersebut dapat menjadi jembatan untuk menyelaraskan pertumbuhan ekonomi dengan keberlanjutan fungsi ekologis. Dengan demikian, pembangunan daerah tidak hanya mengejar pertumbuhan, tetapi juga menjaga keseimbangan lingkungan.
Melalui program ini, Pemkab Bantaeng berharap praktik kebijakan dan penganggaran daerah semakin berorientasi pada prinsip keberlanjutan serta perlindungan lingkungan hidup.
Pada tingkat nasional, PINUS juga akan berkolaborasi dengan Kementerian Dalam Negeri melalui Direktorat Jenderal Bina Pembangunan Daerah, Kementerian Lingkungan Hidup, Kementerian Kehutanan, Kementerian Keuangan, serta Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas).
Kolaborasi lintas kementerian dan lembaga tersebut ditujukan untuk mendorong integrasi skema insentif ekologis ke dalam kerangka keuangan publik yang lebih luas. Langkah ini diharapkan semakin memperkuat arah pembangunan Indonesia yang berkelanjutan dan berwawasan lingkungan. (*)

Comment