Bupati Luwu Utara Titip Amanah Besar kepada Pengurus Perhiptani, Fokus Perkuat Kesejahteraan Petani

LUWU UTARA, SULSELPASTI.COM – Bupati Luwu Utara, Andi Abdullah Rahim, menegaskan pentingnya peran penyuluh pertanian dalam mendorong kemajuan sektor pertanian dan mewujudkan kesejahteraan petani.

Pesan tersebut disampaikan saat menghadiri pelantikan dan pengukuhan pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Perhimpunan Penyuluh Pertanian Indonesia (Perhiptani) Luwu Utara masa bakti 2026–2031 di Aula Lagaligo, Masamba, Rabu (4/11/2026).

Pelantikan tersebut merupakan tindak lanjut Musyawarah Daerah yang menetapkan Darwin, S.P., M.P., M.H., sebagai Ketua DPD Perhiptani Luwu Utara periode 2026–2031.

Kegiatan ini dihadiri para penyuluh pertanian dari berbagai wilayah kerja di Luwu Utara. Mereka memberikan dukungan terhadap kepengurusan baru yang akan menjalankan roda organisasi selama lima tahun ke depan.

Dalam sambutannya, Andi Abdullah Rahim menyebut penyuluh pertanian sebagai ujung tombak pembangunan pertanian sekaligus mitra strategis pemerintah daerah.

Dia mengapresiasi dedikasi para penyuluh yang selama ini mendampingi petani, mulai dari peningkatan produksi pangan, pengelolaan perkebunan hingga pemberdayaan masyarakat tani.

Bupati juga mengingatkan pengurus baru agar menjalankan amanah organisasi dengan penuh tanggung jawab. Menurutnya, penyuluh harus proaktif, mampu berkolaborasi, dan menghadirkan solusi atas berbagai persoalan yang dihadapi petani.

“Kepengurusan ini bukan sekadar jabatan, melainkan amanah untuk mengabdi bagi petani dan kemajuan pertanian Luwu Utara. Mari kita rekatkan barisan, perkuat kolaborasi, dan bekerja nyata untuk kesejahteraan masyarakat,” pesannya.

Dia berharap kepengurusan baru mampu memperkuat solidaritas antarpenyuluh serta melahirkan program kerja yang konkret, inovatif, dan berdampak langsung bagi petani.

Selain itu, Perhiptani diharapkan mengambil peran dalam mendukung swasembada pangan, meningkatkan produktivitas pertanian, serta memperkuat kerja sama dengan pemerintah daerah, Kementerian Pertanian, dan seluruh pemangku kepentingan.

Bupati juga mendorong para penyuluh terus meningkatkan kapasitas dan profesionalisme. Termasuk tetap memberikan pengabdian terbaik setelah adanya pengalihan status kepegawaian penyuluh ke Kementerian Pertanian.

Sementara itu, kepengurusan baru DPD Perhiptani Luwu Utara diharapkan menjadi wadah aspirasi sekaligus motor penggerak inovasi bagi para penyuluh dalam menghadapi tantangan pembangunan pertanian.

Melalui kepengurusan periode 2026–2031, Perhiptani diharapkan semakin solid dan adaptif dalam membangun kolaborasi serta menghadirkan pendampingan yang berkualitas demi terwujudnya pertanian Luwu Utara yang maju, modern, dan berkelanjutan. (*)

Comment