“Cahaya Ilmu” Resmi Hadir, SDI Maccini I/I Makassar Perkuat Budaya Literasi Anak Sejak Dini

MAKASSAR, SULSELPASTI.COM – Suasana penuh semangat dan kebahagiaan menyelimuti UPT SPF SDI Maccini I/I saat meresmikan Perpustakaan Ramah Anak (PPRA) bertajuk “Cahaya Ilmu”, Rabu pagi. Peresmian ini menjadi momentum penting dalam mendorong tumbuhnya budaya literasi di kalangan siswa sejak usia dini.

Acara tersebut dihadiri oleh komite sekolah, para orang tua murid, serta siswa-siswi yang tampak antusias menyambut kehadiran ruang baca baru yang nyaman dan menarik. Kehadiran berbagai elemen ini mencerminkan kuatnya sinergi antara sekolah dan masyarakat dalam mewujudkan pendidikan yang lebih inklusif dan progresif di Kota Makassar.

Program Perpustakaan Ramah Anak (PPRA) merupakan inisiatif Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) dalam memperkuat fondasi literasi. Tidak hanya menyediakan koleksi buku, program ini juga menitikberatkan pada pengelolaan perpustakaan yang sistematis, peningkatan kapasitas pengelola, serta penataan ruang yang aman dan ramah anak.

Perpustakaan “Cahaya Ilmu” dirancang sebagai ruang yang mampu menarik minat siswa untuk membaca sekaligus menjadi alternatif positif dalam mengurangi ketergantungan terhadap penggunaan gawai. Dengan konsep yang estetis dan interaktif, siswa diharapkan lebih betah mengeksplorasi berbagai sumber pengetahuan.

Kepala UPT SPF SDI Maccini I/I, Andi Wirdayani, S.Pd., M.Pd., menyampaikan bahwa kehadiran perpustakaan ini menjadi langkah strategis dalam membangkitkan kembali minat baca siswa.

“Perpustakaan ini kami hadirkan sebagai ruang kreatif yang mampu memicu imajinasi anak. Kami ingin mengubah persepsi bahwa perpustakaan adalah tempat yang membosankan menjadi pusat inspirasi yang menyenangkan,” ujarnya.

Sekolah ini juga patut berbangga karena terpilih sebagai salah satu dari 67 sekolah sasaran program pembinaan literasi di Kota Makassar. Keberhasilan tersebut tidak terlepas dari dukungan aktif komite sekolah dan orang tua murid yang turut berperan dalam proses penataan hingga peresmian.

Kolaborasi ini diharapkan mampu menciptakan ekosistem literasi yang berkelanjutan, tidak hanya di lingkungan sekolah tetapi juga di rumah. Dengan demikian, budaya membaca dapat terus tumbuh dan menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari siswa.

Ke depan, “Cahaya Ilmu” tidak hanya difungsikan sebagai tempat membaca, tetapi juga sebagai ruang diskusi, bercerita, dan berkreasi. Dengan dukungan semua pihak, UPT SPF SDI Maccini I/I optimistis mampu melahirkan generasi yang cerdas, kritis, dan berwawasan luas melalui penguatan literasi. (*)

Comment