Bapenda Makassar Kawal Indikator Ekonomi Makro, Siap Dukung Lomba Kelurahan Berprestasi Sulsel 2026

MAKASSAR, SULSELPASTI.COM  – Pemerintah Kota Makassar mematangkan strategi lintas sektor dalam menghadapi penilaian Lomba Desa dan Kelurahan Berprestasi Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan Tahun 2026. Persiapan ini dibahas dalam Rapat Persiapan Pelaksanaan Penjaringan di Gedung Makassar Government Center (MGC), Senin (15/6/2026).

Plt. Sekretaris Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Makassar, Zamhir Islamie Hatta, hadir mewakili unsur fiskal daerah dalam forum yang dibuka oleh Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, dan dipimpin oleh Sekretaris Daerah Kota Makassar, Andi Zulkifly.

Sekda Makassar menegaskan bahwa keberhasilan dalam ajang tersebut membutuhkan kolaborasi menyeluruh antar Organisasi Perangkat Daerah (OPD), terutama dalam memenuhi indikator penilaian yang mencakup aspek ekonomi, lingkungan, dan pengendalian inflasi daerah.

Tahun ini, lomba mengusung tema “Transformasi Kelurahan sebagai Pilar Ketahanan Nasional Menuju Indonesia Emas”, dengan fokus penilaian pada penguatan ekonomi lokal, ketangguhan lingkungan, serta stabilitas harga kebutuhan pokok di tingkat kelurahan.

Dalam forum tersebut, Bapenda Makassar menegaskan perannya dalam mendukung penguatan ekonomi di tingkat tapak melalui optimalisasi pendapatan daerah serta akselerasi digitalisasi layanan perpajakan.

Plt. Sekretaris Bapenda Makassar, Zamhir Islamie Hatta, menyampaikan bahwa kontribusi sektor fiskal menjadi bagian penting dalam mendukung kinerja ekonomi makro di tingkat kelurahan.

Bapenda juga terus mendorong pemanfaatan aplikasi PAKINTA (Pajak Terintegrasi dan Digitalisasi) sebagai instrumen utama dalam mempermudah masyarakat melakukan pembayaran pajak secara digital, cepat, dan transparan.

Melalui integrasi program lintas sektor dan penguatan layanan digital, Pemerintah Kota Makassar berharap kelurahan-kelurahan di wilayahnya mampu tampil kompetitif dan memenuhi seluruh indikator penilaian secara optimal dalam ajang tingkat Provinsi Sulawesi Selatan tersebut. (*)

Comment