Alfamart dan Sweety Lanjutkan Kolaborasi Sahabat Posyandu, Sasar 8.400 Penerima Manfaat

MAKASSAR, SULSELPASTI.COM — Suasana berbeda terlihat di halaman toko Alfamart Bontomarannu, Kabupaten Gowa, Rabu (9/9/2026). Puluhan ibu yang membawa bayi dan balita tampak antusias mengikuti kegiatan Posyandu yang kali ini digelar di halaman gerai Alfamart.

Pemindahan lokasi Posyandu ke halaman toko Alfamart tersebut mendapat sambutan positif dari para peserta. Selain mendapatkan layanan kesehatan dasar, para ibu juga memperoleh edukasi terkait tumbuh kembang anak serta berbagai kegiatan pendukung lainnya.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program Alfamart Sahabat Posyandu, hasil kolaborasi Alfamart bersama Sweety yang telah berjalan sejak 2023. Pada periode Juli hingga September 2026, program tersebut menargetkan lebih dari 8.400 penerima manfaat melalui pelaksanaan Posyandu di 84 titik yang tersebar dari wilayah barat hingga timur Indonesia.

Kolaborasi tersebut menjadi bagian dari upaya mendekatkan layanan kesehatan ibu dan anak kepada masyarakat. Pelaksanaannya melibatkan kader Posyandu, tenaga kesehatan, serta Dinas Kesehatan setempat. Selain pemeriksaan kesehatan dasar, orang tua juga mendapatkan edukasi mengenai pentingnya bermain dalam mendukung tumbuh kembang anak.

Dukungan Sweety terhadap Alfamart Sahabat Posyandu terus berlanjut sejak 2024. Program ini sebelumnya menjangkau sekitar 10.000 penerima manfaat pada periode Juni–Agustus 2024 dan kembali menyasar 10.000 penerima manfaat pada Februari–Mei 2025. Pada 2026, program diperluas dengan target lebih dari 8.400 penerima manfaat di 84 titik.

Selain layanan kesehatan, kegiatan Posyandu juga menghadirkan edukasi mengenai pemilihan popok yang mendukung stimulasi gerak anak, imunisasi, pemberian makanan tambahan (PMT), hingga konsultasi kesehatan bersama tenaga kesehatan dan kader Posyandu.

General Manager Corporate Communication Alfamart, Rani Wijaya, mengatakan Alfamart Sahabat Posyandu merupakan salah satu program keberlanjutan perusahaan yang konsisten menghadirkan layanan kesehatan dasar lebih dekat dengan masyarakat.

“Kami ingin menghadirkan layanan kesehatan ibu dan anak yang semakin mudah diakses masyarakat. Dengan memanfaatkan jaringan gerai Alfamart yang tersebar di berbagai daerah, kami berharap semakin banyak keluarga yang memperoleh layanan kesehatan sekaligus edukasi mengenai pentingnya pemantauan tumbuh kembang anak sejak dini,” ujar Rani.

Menurut Rani, keberlanjutan kolaborasi bersama Sweety menunjukkan bahwa sinergi dunia usaha dapat memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.

Sementara itu, Associate Marketing Director Baby Care PT Softex Indonesia, Maggie Effendy, mengatakan dukungan Sweety terhadap program tersebut sejalan dengan komitmen perusahaan dalam mendampingi tumbuh kembang anak Indonesia secara holistik.

“Selama 25 tahun mendampingi ibu Indonesia, Sweety percaya bahwa bermain adalah bagian penting dari tumbuh kembang anak. Melalui kolaborasi dengan Alfamart Sahabat Posyandu, kami bangga dapat berkontribusi dalam mendukung kesehatan ibu dan anak serta mengedukasi keluarga tentang pentingnya memilih popok yang tepat untuk mendukung anak bergerak dan bermain secara optimal,” katanya.

Dalam kegiatan tersebut, peserta tidak hanya memperoleh layanan kesehatan dan edukasi. Mereka juga mendapatkan popok gratis, hadiah langsung, serta voucher produk Sweety.

Salah seorang peserta, Indah, 47, mengaku senang mengikuti Posyandu yang digelar di halaman Alfamart. Menurutnya, kegiatan tersebut memberikan pengalaman berbeda karena tidak hanya menyediakan layanan kesehatan, tetapi juga PMT dan edukasi bagi orang tua.

“Saya bersemangat ikut Posyandu yang diadakan di Alfamart. Selain ada PMT untuk anak-anak, juga ada edukasi. Saya berharap kegiatan seperti ini terus berjalan,” kata Indah setelah menukarkan voucher Sweety.

Hal senada disampaikan Kasmawati. Ia mengapresiasi Alfamart dan Sweety yang dinilai memberikan ruang sekaligus edukasi bagi para ibu yang memiliki balita.

“Terima kasih Alfamart dan Sweety sudah memberikan kesan Posyandu yang berbeda dari sebelumnya,” ucap Kasmawati. (*)

Comment