MAKASSAR, SULSELPASTI.COM — Tidak dapat dipungkiri Rumah Adat Ujung Pandang yang berada di kawasan Benteng Somba Opu seiring usia, tentu makin memudar. Apalagi dari segi warna.
Namun kini, rumah adat kebanggaan warga Kota Makassar tersebut mulai kelihatan makin estetik. Warnanya mulai kembali cerah. Pengecetan terus dilakukan, untuk membuat rumah adat tersebut kelihatan indah dipandang.
Semua kayu-layu lapuk diganti. Seluruh warna pada permukaan bangunan diperbaharui cat-nya.
Kepala Bidang Sarana dan Prasarana Disbud Makassar, Andi Muhammad Natsir Halid menjelaskan, selain bangunan utama rumah adat, pada bangunan pendukung juga dilakukan perbaikan. Termasuk warnanya dibuat baru semua.
“Warna ini kan penentu utama kalau kita mau lihat keindahan suatu bangunan. Makanya kita cat ulang semua,” jelasnya.
Revitalisasi Rumah Adat Ujung Pandang ini menggunakan APBD Kota Makassar tahun 2023. Nilainya sebesar Rp1,1 miliar lebih.
Ada beragam pekerjaan yang dilakukan. Pada bangunan utama, akan dilakukan pengecatan. Termasuk penggantian kayu yang mulai rusak dan lapuk.
“Saya sampaikan ke pekerja untuk gunakan kayu nomor satu,” sebut Natsir.
Selain bangunan utama, juga dilakukan pekerjaan pada Baruga. Kemudian rumah pengurus dan atap koridor yang menghubungkan antara bangunan utama dengan toilet.
Disamping itu, toilet juga dibuat bagus. Tidak ketinggalan pembangunan gerbang bagian depan dan belakang.
Rumah Adat Ujung Pandang ini juga akan dibuat indah dipandang mata dengan pembuatan taman landscape. Di taman ini, tentunya akan membuat nyaman pengunjung yang datang ke sana.
Kepala Dinas Kebudayaan (Kadisbud) Kota Makassar, Andi Herfida Attas menambahkan, rumah adat merupakan salah satu produk budaya. Pemerintah dalam hal ini Dinas Kebudayaan punya tugas untuk melestarikannya.
“Ini merupakan bentuk kepedulian dan tanggung jawab pemerintah Kota Makassar untuk merevitalisasi dan melestarikan rumah adat tersebut,” katanya. (*)

Comment