Rumah Adat Ujung Pandang Bakal Dilengkapi Foto Wali Kota Makassar dari Masa ke Masa

MAKASSAR, SULSELPASTI.COM — Revitalisasi Rumah Adat Ujung Pandang di Kawasan Banteng Somba Opu dipastikan selesai tahun ini. Sesuai kontrak, proyek rampung pada Desember akhir tahun ini.

Usai direvitalisasi, rumah adat kebanggaan Kota Makassar ini terbuka untuk umum. Tetap bisa disewakan untuk digunakan berkegiatan.

Rumah adat ini akan dibuat seindah mungkin. Selain fisik bangunan yang dibuat cantik, juga akan dilengkapi dengan taman landscape yang indah.

Kapala Bidang Sarana dan Prasarana Disbud Makassar, Andi Muhammad Natsir Halid juga punya ide untuk memberikan hal baru di dalam bangunan utama rumah adat.

Jika selama ini kosong melompong, nantinya akan dipasang foto Wali Kota Makassar dari masa ke masa. Termasuk wali kota pertama yang berasal dari Jepang.

“Semoga saya bisa mendapatkan semua fotonya untuk dipasang rumah adat Ujung Pandang itu nanti,” ungkap Natsir saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis (7/9/2023).

Pemikiran adik kandung Nurdin Halid, tujuannya agar pengunjung yang datang di rumah adat tersebut bisa mendapatkan nilai tambah pengetahuan.

“Jadi pengunjung bisa belajar dan mengetahui bahwa inilah para Wali Kota Makassar dari zaman dahulu sampai sekarang,” jelasnya.

Kepala Dinas Kebudayaan (Kadisbud) Kota Makassar Ir.Hj.Andi Herfida Attas menjelaskan, revitalisasi dilakukan sebagai bentuk kepedulian Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar, dalam melestarikan Rumah Adat Ujung Pandang dan sesuai penyampaian Sekda Provinsi Sulsel terkait penyerahaan pemeliharaan kewenangan rumah adat kabupaten/kota yang ada di Taman Budaya Benteng Somba Opu, yang juga akan menjadi destinasi budaya di Kota Makassar.

Kawasan Benteng Somba Opu merupakan kawasan peninggalan bersejarah yang di dalamnya berisi berbagai macam rumah adat. Terdiri dari beberapa rumah adat tradisional yang ada di Sulawesi Selatan, salah satunya adalah Rumah Adat Ujung Pandang.

Rumah adat ini memiliki ruangan yang cukup luas sehingga dapat menampung banyak wisatawan di dalamnya.

Selain itu, rumah adat tersebut mempunyai pekarangan yang luas sehingga wisatawan dapat melakukan berbagai aktivitas di sekitar rumah adat tersebut. (*)

Comment