Stan Makassar Diserbu Pengunjung di Tong-Tong Fair, Bumbu Coto Paling Laris

MAKASSAR, SULSELPASTI.COM — Banyak hal menarik yang terjadi pada perhelatan Tong-Tong Fair yang berlangsung di Den Haag, Belanda pada 31 Agustus hingga 10 September 2023 lalu. Stan pameran Kota Makassar sampai “diserbu” pengunjung.

Salah satu pemicunya, karena Kota Makassar membawa salah satu produk budaya kuliner yakni Bumbu Coto Makassar. Di hari kedua saja, bumbu tersebut sudah ludes terjual.

Kepala Dinas Kebudayaan Kota Makassar, Andi Herfida Attas mengungkapkan, antusias orang Indonesia apalagi Makassar banyak di Belanda pada event Tong-Tong Fair.

“Paling laku memang itu bumbu Coto Makassar. Mungkin karena orang di sana ingin mengobati kerinduan terhadap kuliner andalan Makassar tersebut,” jelas Herfida di ruang kerjanya, Jumat (15/9/2023)

Lebih menariknya, karena pada perjalanan misi budaya kali ini, ada satu pengusaha dari Toraja yang domisili di Den Haag akan buat Resto Coto Makassar dengan nama Rezeki Makassar.

“Jadi tahun depan kalau ke Tong Tong Fair tidak usah lagi bawa coto. Kerja samanya akan beli bumbu coto yang kami tawarkan,” ungkap Herfida bersemangat.

Di stan Makassar, selain bumbu Coto Makassar ada pula produk sambel, kopi, bahkan sampai Baju Bodo Lontar. Termasuk Sutra, laku di sana.

“Paling utama misi kita kesana investasi dan berhasil akan hadirkan RM Coto, orang Toraja yang punya usaha resto ke lima di belanda,” lanjutnya.

Harapan dari misi budaya ke Belanda,
Menurut Herfida harus selalu perlihatkan bagaiman budaya kita. Bukan hanya tourism yang dibawa kesini tapi ketika kita hadirkan budaya kita di festival luar negeri maka kita akan dikenal.

Branding Makassar Kota Dunia, bukan baru kali ini Disbud bawa delegasi tim kesenian. Tahun lalu dengan Australia di Sidnei, di situ pertama kali adanya panggung yang menyatukan kesenian Makassar dan Aborigin.

“Banyak sekali undangan keluar untuk Makassar melakukan pentas seni dan UMKM bahkan sampai ke Inggris. Tahun depan kita ditawarkan buat Makassar Day di Paris Inggris, dan Belgia karena meliat keberhasilan kita buat Makassar day di Madrid, lanjut di Tong Tong Fair,” beber Herfida. (*)

Comment