Perputaran Uang di Maros Capai Rp3 Miliar Selama Harganas

MAROS, SULSELPASTI.COM — Perputaran uang selama peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) tingkat Sulsel ke-31 yang dipusatkan di Lapangan Pallantikang Maros berdampak positif. Kegiatan sangat membantu para UMKM.

Bupati Maros, AS Chaidir Syam mengatakan perputaran uang selama kegiatan itu digelar mencapai Rp3 miliar.

“Alhamdulillah kegiatan Harganas yang dipusatkan di Maros ini bisa membawa dampak positif bagi daerah. Utamanya bagi sektor perekonomian,” ungkapnya, Senin, 2 September 2024.

Apalagi kata dia, peserta yang hadir dari Sulsel itu sekitar 3.000-an orang. “Ya kalau satu orang saja membelanjakan uangnya sebanyak Rp1 juta itu perputaran uangnya sudah Rp3 miliar,” katanya.

Tak hanya UMKM di Lapangan Pallantikang, kata Chaidir, salah satu kawasan kuliner di Maros yakni Pantai Tak Berombak (PTB) pun ramai diserbu tamu Harganas. “Tadi malam itu pengunjung yang ke PTB sangat membludak, belum lagi destinasi wisata di Maros juga ikut ramai,” ungkapnya.

Sekda Sulsel, Jufri Rahman dalam sambutannya mengatakan tahun ini pihaknya memberikan dana BOKB Kepada BKKBN sebesar Rp165 miliar untuk percepatan penurunan stunting. “Sampai dengan 31 Agustus 2024 sudah terserap 31.73 persen atau Rp52 miliar,” katanya.

Menurutnya, saat ini angka stunting di Sulsel masih sangat tinggi yakni 27,4 persen. “Masih sangat jauh dari target 14 persen, maknya kita mengerahkan segala daya upaya sehingga dapat mendekati target di akhir 2024,” sebutnya.

Tingginya angka stunting karena kurang tepatnya intervensi yang dilakukan pada sasaran prioritas yakni calon pengantin, ibu hamil, ibu pascapersalinan, bayi dan anak-anak di bawah dua tahun.

Kepala Perwakilan BKKBN Sulsel, Shodiqin mengatakan, jika dipilihnya Maros sebagai tuan rumah karena penanganan stuntingnya sangat baik. “Saat ini Maros stuntingnya tersisa 18 persen,” sebutnya. (*)

Comment