Cegah Anarkis, Pangdivif 3 Kostrad Suarakan Pesan Persatuan Saat Patroli Kota Makassar

MAKASSAR, SULSELPASTI.COM — Dalam rangka menjaga kondusivitas dan keamanan wilayah, Panglima Divisi Infanteri 3 Kostrad (Pangdivif 3 Kostrad), Mayjen TNI Bangun Nawoko, memimpin langsung kegiatan patroli keliling Kota Makassar bersama para prajurit, pada Senin (01/09/2025).

Patroli ini dilakukan sebagai langkah antisipatif terhadap potensi gangguan keamanan yang bisa timbul di tengah dinamika sosial masyarakat. Mayjen Bangun Nawoko beserta jajarannya tampak menyusuri sejumlah titik strategis di kota, termasuk pusat-pusat keramaian dan kawasan yang kerap menjadi lokasi unjuk rasa.

Dalam kesempatan tersebut, Pangdivif 3 Kostrad menyampaikan pesan moral dan kebangsaan kepada masyarakat serta massa aksi yang ditemui selama patroli. Ia mengajak seluruh elemen warga untuk bersama-sama menjaga ketertiban, saling menghargai, serta menghindari segala bentuk tindakan anarkis yang dapat merugikan diri sendiri, orang lain, maupun fasilitas umum.

“Kami hadir di tengah masyarakat bukan untuk menakut-nakuti, tapi untuk memastikan bahwa suasana tetap aman dan damai. Aspirasi boleh disampaikan, tapi harus dalam koridor hukum dan tanpa kekerasan. Mari kita jaga persatuan, karena bangsa ini terlalu besar untuk dikorbankan oleh perpecahan,” tegas Mayjen Bangun.

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa stabilitas dan keamanan merupakan tanggung jawab bersama, tidak hanya aparat keamanan, melainkan seluruh lapisan masyarakat. TNI, kata dia, akan selalu berdiri di tengah rakyat demi menjaga keutuhan NKRI dan kedamaian di setiap jengkal wilayah.

Langkah humanis yang diambil Pangdivif 3 Kostrad dalam menghadapi situasi yang berpotensi memanas ini mendapat sambutan positif dari masyarakat. Sejumlah warga menyampaikan apresiasi atas pendekatan persuasif yang dilakukan oleh jajaran Divif 3 Kostrad.

Salah satu tokoh pemuda setempat, Ardiansyah (29), menyebut bahwa kehadiran TNI dengan pendekatan damai sangat membantu meredakan ketegangan. “Bukan hanya menjaga keamanan, tapi juga memberikan rasa tenang. Kami merasa dilibatkan dan dihargai,” ujarnya.

Di akhir kegiatan, Mayjen Bangun Nawoko kembali mengingatkan pentingnya solidaritas, toleransi, dan semangat gotong royong sebagai modal utama menjaga stabilitas di Kota Makassar dan Sulawesi Selatan secara umum.

“Jangan sampai kita terprovokasi oleh pihak-pihak yang ingin memecah belah. Bangsa ini butuh kita semua untuk tetap bersatu dan kuat,” pungkasnya.
Kegiatan patroli ini juga merupakan bagian dari komitmen Divif 3 Kostrad dalam mendukung tugas-tugas operasi militer selain perang (OMSP), yang mencakup bantuan kepada pemerintah daerah dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

Dengan pendekatan yang mengedepankan komunikasi dan kedekatan emosional dengan rakyat, TNI berharap potensi konflik horizontal maupun vertikal dapat dicegah, demi terciptanya suasana damai dan harmonis di wilayah Sulawesi Selatan. (*)

Comment