LUWU UTARA, SULSELPASTI.COM — Pemerintah Kabupaten Luwu Utara terus mempertegas komitmennya dalam merealisasikan janji politik pembangunan daerah. Salah satu wujud nyatanya ditunjukkan melalui program pembukaan lahan sawah baru tahap III yang digagas Bupati Luwu Utara, Andi Abdullah Rahim.
Program cetak sawah tahap III tahun 2026 ini menjadi langkah strategis pemerintah daerah untuk mendorong terciptanya lapangan kerja sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Total lahan yang dibuka mencapai sekitar 1.660 hektare, tersebar di 14 desa pada 7 kecamatan di Kabupaten Luwu Utara. Kawasan tersebut diproyeksikan menjadi sentra pertanian produktif baru yang menopang ketahanan pangan dan menggerakkan ekonomi desa.
Pembukaan sawah baru tidak hanya berorientasi pada peningkatan produksi pertanian, tetapi juga diarahkan sebagai sarana penciptaan lapangan kerja bagi masyarakat lokal. Sejak tahap pembukaan lahan, pengolahan sawah, hingga aktivitas pertanian berkelanjutan, program ini diperkirakan menyerap tenaga kerja dalam jumlah besar.
Bupati Andi Rahim menegaskan bahwa pembangunan sektor pertanian harus memberikan dampak langsung bagi masyarakat, khususnya dalam membuka sumber penghasilan baru di pedesaan.
“Program ini bukan sekadar membuka sawah, tetapi membuka harapan baru bagi masyarakat. Kita ingin warga memiliki pekerjaan, penghasilan, dan masa depan yang lebih baik,” tegasnya.
Ia juga menekankan bahwa sektor pertanian merupakan fondasi utama pembangunan ekonomi daerah karena bersentuhan langsung dengan kebutuhan dan kehidupan sehari-hari masyarakat.
Melalui program cetak sawah tahap III ini, Pemerintah Kabupaten Luwu Utara berharap dapat melahirkan kawasan pertanian baru yang tidak hanya mendukung swasembada pangan, tetapi juga menjadi motor penggerak ekonomi sekaligus pencipta lapangan kerja bagi masyarakat pedesaan. (*)

Comment