YOGYAKARTA, SULSELPASTI.COM — Bupati Luwu Utara, Andi Abdullah Rahim, bersama Ketua DPRD Luwu Utara, Husain, berdialog langsung dengan mahasiswa asal Luwu Raya yang tengah menempuh pendidikan di berbagai perguruan tinggi di Yogyakarta, Rabu (6/8/2026).
Audiensi tersebut menjadi ruang terbuka bagi pemerintah daerah dan mahasiswa untuk bertukar gagasan, menyampaikan aspirasi, sekaligus membahas berbagai hal yang berkaitan dengan kehidupan dan peran mahasiswa Luwu Raya selama menempuh pendidikan di Yogyakarta.
Perwakilan mahasiswa, Dimas, menyampaikan apresiasi atas kehadiran Bupati Luwu Utara yang secara khusus meluangkan waktu untuk bertemu dan berdiskusi bersama mahasiswa.
Menurut Dimas, pertemuan tersebut menjadi momentum berharga karena mahasiswa dapat menyampaikan pandangan secara langsung kepada kepala daerah dalam suasana yang terbuka dan penuh keakraban.
“Kami sangat mengapresiasi kehadiran Bapak Bupati menemui kami di Yogyakarta. Kalau kami pulang kampung, tentu cukup sulit untuk bisa bertemu langsung dengan beliau,” ujar Dimas.
Dalam kesempatan itu, Bupati Andi Abdullah Rahim mendorong mahasiswa Luwu Raya agar memanfaatkan masa studi di Yogyakarta untuk memperkuat kapasitas diri.
Ia berpesan agar mahasiswa bersungguh-sungguh menuntut ilmu, memperluas wawasan, membangun jejaring, serta menyerap berbagai pengalaman selama berada di lingkungan akademik yang dikenal sebagai salah satu pusat pendidikan di Indonesia.
Tak hanya berdialog mengenai kehidupan mahasiswa, Bupati Andi Abdullah Rahim juga memperkenalkan rencana pembangunan perguruan tinggi baru di Kabupaten Luwu Utara.
Perguruan tinggi tersebut adalah Politeknik Teknologi Inovasi (POLTEKIS) yang berada di bawah naungan Yayasan Andi Manenne Cendekia.
Rencana pendirian POLTEKIS menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah bersama yayasan untuk memperkuat akses pendidikan tinggi di Luwu Utara sekaligus menyiapkan sumber daya manusia yang memiliki kompetensi sesuai kebutuhan pembangunan dan perkembangan dunia industri.
Bupati berharap keberadaan perguruan tinggi tersebut nantinya dapat membuka peluang lebih luas bagi generasi muda Luwu Utara untuk memperoleh pendidikan tinggi tanpa harus meninggalkan daerah.
Dialog dengan mahasiswa Luwu Raya di Yogyakarta sekaligus menjadi bagian dari upaya membangun komunikasi dan kolaborasi antara pemerintah daerah dengan generasi muda yang sedang menimba ilmu di luar daerah. (*)

Comment