LUWU UTARA, SULSELPASTI.COM – Penguatan wawasan kebangsaan di kalangan generasi muda menjadi perhatian Pemerintah Kecamatan Sabbang Selatan. Di tengah derasnya arus digitalisasi, pemuda diharapkan mampu menjaga nilai-nilai Pancasila sekaligus menjadi garda terdepan dalam menangkal hoaks dan informasi yang memecah belah persatuan.
Hal tersebut mengemuka dalam Sosialisasi Wawasan Kebangsaan dan Ketahanan Nasional bertema Penguatan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan di Era Digitalisasi di Aula Kantor Camat Sabbang Selatan, Selasa (3/11/2026).
Kegiatan tersebut dibuka secara resmi Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Kabupaten Luwu Utara, Zaenal.
Camat Sabbang Selatan, Kaso Yusuf, mengatakan sosialisasi ini menjadi langkah penting untuk membangun kesadaran kebangsaan yang kuat di kalangan generasi muda.
Menurutnya, kemajuan teknologi digital harus dimanfaatkan secara bijak agar memberikan dampak positif bagi masyarakat dan bangsa.
Ia menegaskan, pemuda memiliki peran strategis dalam menghadapi derasnya arus informasi. Media digital harus menjadi sarana menyebarkan nilai-nilai Pancasila, bukan justru dimanfaatkan untuk menyebarkan hoaks maupun narasi perpecahan.
Sementara itu, Zaenal menyampaikan bahwa era digital menghadirkan peluang sekaligus tantangan bagi ketahanan nasional. Karena itu, Pancasila harus menjadi pedoman dalam berperilaku, termasuk ketika beraktivitas di ruang digital.
“Kita harus semakin cerdas menyaring informasi, semakin teguh menjaga persatuan, dan semakin solid menjaga ketahanan nasional,” tegasnya.
Sosialisasi ini diikuti unsur perangkat daerah, aparatur sipil negara (ASN), pemuda, tokoh masyarakat, serta sejumlah unsur terkait lainnya.
Materi yang disampaikan mencakup ketahanan nasional, bahaya radikalisme, penyebaran hoaks, polarisasi sosial, hingga peran strategis generasi muda dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Kaso Yusuf berharap kegiatan tersebut mampu meningkatkan kesadaran kebangsaan pemuda sekaligus mendorong mereka memanfaatkan teknologi untuk hal-hal produktif.
“Manfaatkan digitalisasi sebagai sarana untuk berbuat baik, menyebarkan kebenaran, mempererat silaturahmi serta membangun kebersamaan demi kemajuan Sabbang Selatan,” tutupnya. (*)

Comment