MAKASSAR, SULSELPASTI.COM — Wadah untuk menyampaikan pesan moril kepada generasi muda sangat banyak. Salah satunya lewat film.
Nah saat ini, satu lagi film Indonesia karya Sineas Makassar yang berjudul ‘Mappacci-Malam Pacar’ tayang di layar lebar. Bebarapa hari belakangan, film ini ramai dibicarakan di kalangan masyatakat Makassar.
Sebagai bentuk dukungan, Kepala Dinas Kebudayaan Kota Makassar, Andi Herfida Attas ikut memboyong pegawai dan kolega untuk menonton film tersebut. Menurutnya, banyak pesan moril yang terkandang dalam film tersebut.

“Kita patut nonton, karena jangan sampai kita atau generasi muda kita lebih banyak menonton film korea misalnya dibanding film lokal. Tidak apa-apa nonton film luar, tetapi juga harus nonton film yang mengandung budaya kita sendiri,” ujarnya, Jumat (15/9/2023).
Menurutnya, salah satu budaya dan pesan moril dalam film ini yakni mappatabe. Makanya sangat layak dinonton.
“Kita mendukung dan terus mendorong lebih banyak lagi film yang hadir dengan mengangkat budaya lokal kita. Budaya itu memang berkembang, tetapi ada nilai di balik itu yang bisa dijadikan pedoman hidup,” jelas Herfida.
Film Mappacci-Malam Pacar diproduksi oleh 786 Production dan Timur Picture. Film ini diproduseri dan disutradarai oleh Andi Burhamzah yang sebelumnya berhasil dengan dua karyanya, Uang Panai dan Anak Muda Palsu.
Film Mappacci-Malam Pacar dibintangi oleh Andi Nurfasca Batari Bintang sebagai Tenri, Cahya Arynagara sebagai Iwan, Cipta Perdana sebagai Erwin, Tumming-Abu, Farissa Effendi, Oki D.M, Zakaribo, dan sejumlah aktor lokal lainnya. Film ini juga didukung oleh artis ibu kota yakni Noah, D’Masiv dan Geisha lewat soundtracknya.
Seperti nama filmnya, film Mappacci-Malam Pacar ini mengangkat cerita tentang budaya Bugis-Makassar yakni mappacci. Mappacci merupakan salah satu adat istiadat yang mesti dilakukan oleh mempelai perempuan dan laki-laki sebelum pesta pernikahan.
Film bergenre drama komedi ini menceritakan tentang dua orang yang baru menjalin hubungan, Iwan (Cahya Arynagara) dan Tenri (Andi Nurfasca Batari Bintang). Tak lama setelah menjalin hubungan, Iwan mendapatkan pekerjaan di luar kota.
Sebelum keberangkatannya, dia melamar Tenri dan berjanji akan kembali sehari sebelum hari pernikahannya. Sayangnya, pada malam mappacci (malam pacar), Tenri mendapatkan kabar buruk yang mematahkan hatinya kalau Iwan mengalami kecelakaan karena kapal yang ditumpanginya meledak.
Kejadian itu menyisakan luka mendalam bagi Tenri. Tak lama selang kepergiannya Iwan, seorang laki-laki berusaha mendekati Tenri, Erwin (Cipta Perdana) namanya. Dia mencintai Tenri namun harus merasakan kenyataan pahit kalau Tenri masih belum bisa lepas dari masa lalunya.
Tapi dengan keberanian, Erwin memutuskan melamar Tenri, berharap mantan calon istri Iwan ini mau menerimanya. Keseriusan Erwin pun mendapat sambutan baik dari Tenri dan keluarganya.
Tiba di hari mappacinya dengan Erwin, sebuah kabar mengejutkan datang. Ternyata Iwan selamat dari ledakan kapal dan masih hidup. Lebih jelasnya, silakan nonton filmnya. (*)

Comment