Pemrov Sulsel Kadokan Rp8 Miliar untuk Pembangunan Infrastruktur Maros

MAROS, SULSELPASTI.COM — Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman menggelontorkan anggaran Rp8 Miliar ke Pemkab Maros.

Ini merupakan kado bagi Pemerintah Daerah yang diserahkan pada puncak peringatan Hari Lahir ke 64 Kabupaten Maros, Selasa, 11 Juli di Lapangan Pallantikang Kabupaten Maros.

Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman mengatakan bantuan keuangan sebesar Rp8 Miliar ini bertujuan untuk pembangunan infrastruktur di Maros.

“Bantuan itu termasuk untuk mengantisipasi banjir, karena kan tiap tahun Maros dilanda banjir,” jelasnya.

Dia menjelaskan kalau bantuan Rp8 Miliar termasuk pengerukan untuk mengantisipasi banjir.

“Setiap tahun kan selalu banjir di Maros. Kita sudah diskusi dengan Bupati untuk melakukan pengerukan di muara. Karena sedimennya sangat tinggi,” ungkapnya.

Selain itu juga akan digunakan untuk pengembangan dan perbaikan beberapa fasilitasi wisata, sambungnya.

“Nanti akan kita diskusikan lagi, yang mana prioritas dan paling urgen untuk masyarakat,” sebutnya.

Sementara itu Bupati Maros, AS Chaidir Syam mengatakan perayaan hari jadi Maros kali ini cukup istimewa, karna telah ditetapkan sebagai UNESCO Global Geopark.

“Maros lebih dikenal lagi karena sudah masuk dalam Geopark Maros Pangkep dan menjadi bagian dari UNESCO Global Geopark, dan juga menjadi lumbung untuk pembenihan di wilayah Mamminasata dan Ajatappareng dan kemudian proses pembenihan Mandiri ada di Kabupaten Maros,”sebutnya.

Dihadapan Gubernur juga menegaskan pemerintahannya telah berjalan dengan baik.

“Indeks Pembangunan Manusia (IPM) menungkat 71,00 poin. Kemiskinan menurun menjadi 9,43 persen. Pengangguran terbuka juga menurun menjadi 5,04 persen,” sebutnya.

Selain itu, berbagai pernghargaan juga telah diraih pemerintah Kabupaten Maros tahun ini.

Mulai dari akuntabilitas kinerja pemerintahan, pengharagaan adipura, UHC award hingga WTP tang ke 11 kalinya dengan 10 kali berturut-turut

Menyoal bantuan keuangan dari Provinsi Sulsel, dia mengaku pihaknya akan mengeruk muara sungai maros yang selama ini menjadi sumber banjir.

“Kita juga akan ke Balai Sungai untuk meminta izin untuk merencanakan proses pengerukan sungai tersebut,” jelasnya. (*)

Comment