Rehabilitasi TPI Rampung, Ratusan Pedagang Mulai Tempati Lapak Baru

MAROS, SULSELPASTI.COM — Pasca rehabilitasi Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Labuang di Kecamatan Turikale Kabupaten Maros, ratusan pedagang kembali ditertibkan untuk menempati area jualan baru yang telah disediakan Pemerintah Kabupaten Maros, Jumat, 8 September.

Kepala UPTD TPI Labuang, Burhan mengatakan kalau para pedagang yang direlokasi ke tempat baru itu sebelumnya berjualan di tempat penampungan sementara (TPS) yakni bagian parkir TPI Labuang.

“Ada 260 orang yang mendapat lapak, awalnya hanya ada 230 tapi ada tambahan 30 orang yang menempati bangunan baru,” ungkapnya.

Dia mengatakan pasca rehab ada 24 petak penjualan yang disediakan. Dimana nantinya per petak diisi delapan hingga 12 pedagang.

“Jadi masing-masing pedagang mendapat 1,5 meter x 1,5 meter. Sehingga satu petak berisi delapan hingga 12 pedagang,”jelasnya.

Diakuinya setelah rehab ada beberapa kendala yang dihadapi pihaknya dalam melakukan merelokasi. Seperti pedagang yang meminta tempat penjualan yang sama sebelum rehab.

“Sekarang kan sudah ada akses jalan disediakan bagi pembeli, mereka maunya itu tempat yang dulu, jadi yah susah,” katanya.

Selain itu juga kata dia, persoalan administrasinya, karena pihaknya ingin mendaftarkan para pedagang BPJS ketenagakerjaan.

Dia menargetkan relokasi pedagang akan rampung hari ini.

“Insyaallah sebentar sore semua pedagang sudah kami pindahkan, area parkir juga akan kami bersihkan. Karena sudah banyak warga yang keluhkan terkait baunya,” sebutnya.

Semetara itu Kepala Polisi Pamong Praja, Pemadam Kebakaran dan Penyelamat Kabupaten Maros, Jufri mengatakan hari ini pihaknya membantu penertiban dan pengaturan relokasi pedagang di TPI.

“Kita kerahkan dua peleton Satpol PP didpingi 20 orang fungsional untuk membantu penertiban dan pengaturan relokasi Pasar baru di Lelong,” sebutnya.

Sementara lokasi penjualan sementara itu akan dibersihkan dan dijadikan area parkir seperti semula.

Salah seorang pedagang ikan Muhammad Ali mengaku sudah tiga bulan lebih mereka berjualan di pelataran parkir TPI Labuang.

“Alhamdulillah hari ini sudah bisa ditempati, tentu kita senang. Apalagi tempatnya lebih bagus dibanding sebelumnya. Karena sekarang disiapkan pembuangan limbah dan jalanan bagi pembeli. Jadi lebih bersih,” ungkapnya.

Sedangkan Bupati Maros, Chaidir Syam mengatakan rehabilitasi tersebut merupakan yang pertama kalinya dilakukan. Dimana kata dia, anggaran yang digelontorkan kurang lebih Rp2,5 miliar.

Proses rehabilitasi yang dilakukan, kata dia, di antaranya pemasangan tegel pada tempat berjualan ikan serta melakukan perbaikan saluran air.

“Jadi hasil air bekas di pelelangan ikan ini kita buatkan saluran yang lebih higienis hingga ke tempat pengolahan. Sehingga airnya tidak langsung dibuang ke sungai,” pungkasnya. (*)

Comment