MAKASSAR, SULSELPASTI.COM — Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan terus menggenjot Program Multi Years Project (MYP) 2025-2027. Hingga awal September 2026, penanganan 1.000 kilometer jalan provinsi yang terbagi dalam enam paket pekerjaan menunjukkan progres sesuai target.
Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman, memastikan seluruh paket pembangunan infrastruktur jalan tersebut berjalan sesuai perencanaan.
“Alhamdulillah, semua berjalan. Progresnya sesuai rencana dan semuanya on the track. Saat ini progres pekerjaan berada pada kisaran 20 hingga 35 persen,” kata Andi Sudirman dalam wawancara program Metro TV, Selasa (1/9/2026).
Program MYP 2025-2027 memiliki total anggaran sekitar Rp3,7 triliun yang bersumber dari APBD Sulsel dan hasil efisiensi. Dari jumlah tersebut, sekitar Rp2,5 triliun dialokasikan untuk percepatan pembangunan dan penanganan infrastruktur jalan.
Dari total sekitar 1.000 kilometer ruas jalan kewenangan provinsi yang menjadi sasaran MYP, lebih dari 300 kilometer telah tertangani.
“Artinya, dari sekitar 1.000 kilometer jalan yang kita kerjakan, sudah ada lebih dari 300 kilometer yang tertangani dengan baik,” ujarnya.
Andi Sudirman menyebut sejumlah ruas yang telah dikerjakan mulai dirasakan manfaatnya masyarakat, terutama jalan yang sebelumnya menjadi keluhan dan memiliki aktivitas lalu lintas harian cukup tinggi.
“Pada prinsipnya semua berjalan on the track. Bahkan beberapa ruas sudah mulai dinikmati masyarakat, khususnya ruas yang selama ini menjadi keluhan dan memiliki aktivitas lalu lintas harian rata-rata cukup tinggi,” jelasnya.
Berdasarkan data progres awal September 2026, Paket 1 dengan penanganan 300,24 kilometer pada 13 ruas jalan dan nilai kontrak sekitar Rp430 miliar telah mencapai progres sekitar 33 persen.
Paket 2 sepanjang 209 kilometer pada 10 ruas dengan nilai sekitar Rp274 miliar mencatat progres sekitar 24 persen. Paket 3 sepanjang 254 kilometer pada 15 ruas dengan nilai Rp478 miliar mencapai sekitar 30 persen.
Sementara Paket 4 dengan penanganan 286 kilometer pada 15 ruas dan nilai Rp615 miliar berada pada progres sekitar 13 persen. Paket 5 sepanjang 218 kilometer pada 10 ruas dengan nilai Rp383,5 miliar mencapai sekitar 20 persen.
Adapun Paket 6 baru berjalan sejak pertengahan 2026. Paket ini mencakup 20 ruas dengan total penanganan 157,49 kilometer dan nilai sekitar Rp239 miliar. Progresnya kini berada di kisaran 2 hingga 3 persen.
Andi Sudirman optimistis seluruh pekerjaan MYP 2025-2027 dapat terus dipercepat sesuai tahapan dan target yang telah ditetapkan. Ia juga meminta masyarakat ikut mengawal proses pembangunan.
“Mohon dukungan dari masyarakat dan sama-sama mengawal proses pembangunan ini secara bertahap, semoga bisa dirasakan manfaatnya nanti untuk mobilitas dan aktivitas sehari-hari,” pungkasnya. (*)

Comment