MASAMBA, SULSELPASTI.COM — Bupati Luwu Utara, Andi Abdullah Rahim, meminta seluruh perangkat daerah bergerak cepat mengejar realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2026. Hingga Agustus, serapan anggaran baru mencapai 41 persen dari total pagu sekitar Rp1,2 triliun.
Arahan tersebut disampaikan Andi Abdullah Rahim saat memimpin Rapat Evaluasi RKPD Triwulan III di Aula Bapperida Luwu Utara, Senin (31/8/2026).
Bupati menilai waktu yang tersisa untuk mengejar target realisasi semakin terbatas. Karena itu, seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) diminta segera memetakan kegiatan yang dapat dipacu pelaksanaannya dan kegiatan yang perlu ditahan.
“Efektif kita tinggal tiga bulan. Semua SKPD harus petakan kegiatan mana yang jalan dan mana yang ditahan,” tegas Andi Abdullah Rahim.
Salah satu sektor yang menjadi perhatian utama adalah Dinas Pekerjaan Umum (PU). Bupati meminta pekerjaan yang berdampak langsung kepada masyarakat, khususnya pengaspalan jalan menuju sentra produksi, menjadi prioritas percepatan.
Realisasi anggaran PU yang baru berada di angka 8 persen dinilai perlu segera digenjot. Sementara itu, pembangunan fisik berskala besar yang belum mendesak, termasuk pembangunan Mal Pelayanan Publik (MPP), diminta untuk sementara ditahan.
Bupati juga menginstruksikan perangkat daerah mempercepat realisasi Dana Alokasi Khusus (DAK) dan transfer dari pemerintah pusat. Menurutnya, kecepatan realisasi anggaran tersebut tidak hanya berkaitan dengan kinerja tahun berjalan, tetapi juga menjadi salah satu bahan evaluasi dalam pengusulan anggaran tahun 2027.
Selain percepatan, Andi Abdullah Rahim menekankan pentingnya efisiensi anggaran. Kegiatan yang tidak mendesak diminta untuk di-hold, sementara kewajiban kepada pihak ketiga harus diselesaikan dan tidak boleh menimbulkan utang baru.
Perhatian juga diarahkan kepada Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) serta Dinas Pendidikan yang masing-masing masih mencatat realisasi sekitar 28 persen. Bupati meminta kedua perangkat daerah tersebut segera mengoptimalkan pelaksanaan program agar tidak menumpuk di akhir tahun.
Andi Abdullah Rahim menargetkan realisasi APBD Luwu Utara dapat menembus 70 persen pada September 2026. Ia meminta seluruh perangkat daerah bekerja terukur dan memastikan tidak ada kegiatan yang berujung menjadi catatan buruk dalam evaluasi maupun perencanaan anggaran 2027.
“Target kita September harus tembus 70 persen. Jangan ada kegiatan yang jadi catatan buruk di evaluasi 2027,” tegasnya. (*)

Comment