250 Perangkat Desa Maros Ikut Sosialisasi Bela Negara Kemhan RI

MAROS, SULSELPASTI.COM — Sebanyak 250 perangkat desa ikut dalam kegiatan sosialisasi pembinaan kesadaran bela negara yang digelar Kementerian Pertahanan (Kemhan) RI, melalui Direktorat Jenderal Potensi Pertahanan, Senin, 25 September di Aula Pertemuan Grandtown Hotel Kecamatan Mandai Kabupaten Maros.

Sosialisasi ini digelar bagi perangkat desa di Kabupaten Maros.

Stah Ahli Menhan Bidang Ekonomi Kemhan RI, Mayjen TNI Piek Subyakto mengatakan sosialisasi ini bertujuan agar para perangkat desa dapat melaksanakan sosialisasi ke masyarakat soal nilai-nilai kesadaran berbangsa dan bernegara.

“Agar perangkat desa dapat memassifkan sosialisasi soal pentingnya menanamkan nilai-nilai kesadaran berbangsa dan bernegara di wilayahnya masing-masing,”katanya.

Lebih lanjut kata dia, pentingnya sosialisasi bela negara ini supaya menumbuhkan rasa cinta tanah air, yang menjadi satu syarat utama masyarakat untuk bersama-sama sadar mempertahankan kedaulatan bangsa dan negara.

“Ini tentu sangat penting, karena ini menjadi dasar agar seluruh lapisan masyarakat dapat menanamkan rasa cinta terhadap tanah air, yang kemudian menjadi alasan utama kita bersama-sama dalam menjaga kedaulatan bangsa dan negara kesatuan republik Indonesia,”jelasnya.

Menariknya lagi sebab, sosialisasi ini digelar di seluruh Indonesia.

“Khusus Provinsi Sulawesi Selatan, Kabupaten Maros menjadi perwakilan dan sekaligus Kabupaten terakhir dalam program sosialisasi bela negara ini. Ya karena kita menilai kalau Kabupaten Maros ini punya potensi yang luar biasa,”katanya.

Menurutnya saat ini kemajuan teknologi menjadi tantangan yang harus dihadapi oleh generasi muda, salah satunya bersaing dengan bangsa lain.

Sementara itu Bupati Maros, AS Chaidir Syam mengaku bersyukur Kementerian Pertahanan Indonesia memilih Kabupaten Maros sebagai satu-satunya di Sulsel sebagai lokasi sosialisasi bela negara.

“Kegiatan ini sangat penting, apalagi mengambil peserta dari perangkat desa, karena mereka ini bisa mensosialisasikan secara langsung kepada masyarakat,”kata mantan Ketua DPRD Maros ini.

Dia berharap dengan adanya sosialisasi ini agar perangkat desa bisa membantu menyadarkan masyarakat bahwa bela negara NKRI adalah harga mati yang harus dipertahankan.

Dalam kegiatan ini juga dihadiri rombongan dan Kemhan yakni Direktur Sumber Daya Pertahanan Ditjen Pothan Kemhan, Brigjen TNI Agus Isro’ Mikroj,
Dit Bela Negara Ditjen Pothan, Kol Amirudin, Staf Dit Bela Negara Ditjen Pothan Letkol Hafidh Widodo, Staf Dit Bela Negara Ditjen Pothan Mayor Isdiyanto, Staf Dit Bela Negara Ditjen Pothan, Kapten Latoif, Staf Bagum Setditjen Pothan, Serka Dewi Sartika, Staf Dit Bela Negara Ditjen Pothan, Pns Ropiudin. (*)

Comment