BRI Salurkan 700 Paket Sembako di Makassar, Sambut Ramadan dengan Aksi Nyata

MAKASSAR, SULSELPASTI.COM – Menyambut datangnya bulan suci Ramadan 1447 Hijriah, Bank Rakyat Indonesia (BRI) melalui Region 15 Makassar kembali menggelar aksi sosial bertajuk BRI Berbagi Bahagia. Sebanyak 700 paket sembako disalurkan kepada warga Kelurahan Pattingalloang, Kecamatan Ujung Tanah, Makassar, Jumat (20/2/2026).

Regional CEO BRI Makassar, D. Argo Prabowo, mengatakan kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian Tarhib Ramadan 1447 H sekaligus implementasi program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) perusahaan.

“Setiap paket berisi kebutuhan pokok seperti beras, gula, minyak goreng, dan bahan pangan lainnya untuk membantu meringankan beban masyarakat menjelang Ramadan,” ujar Argo.

Penyaluran bantuan dilakukan secara simbolis oleh Lurah Pattingalloang, Muh. Jusman Sulaiman, SE, didampingi Logistic and General Affair Department Head RO BRI Makassar, Lisdyanto Andi Irawan.

Lisdyanto menegaskan, kegiatan ini menjadi wujud solidaritas dan kepedulian BRI kepada masyarakat, khususnya dalam momentum bulan penuh berkah yang dinantikan umat Muslim.

Tak hanya itu, aksi berbagi ini juga menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-130 Bank Rakyat Indonesia (BRI). Sebelumnya, BRI telah melaksanakan berbagai kegiatan sosial seperti donor darah, penggalangan donasi untuk Sumatra melalui YBM BRILiaN senilai lebih dari Rp340 juta, hingga penyaluran program CSR BRI Peduli.

Program tersebut meliputi penyerahan mobil ambulans, sunatan massal gratis, pembagian sembako, pemeriksaan kesehatan gratis, pemberian perlengkapan sekolah, serta penanaman pohon di sejumlah daerah kritis guna mendukung program Go Green pemerintah.

Melalui program Berbagi Bahagia Ramadan, BRI berharap dapat terus menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat serta mempererat hubungan harmonis dengan lingkungan sekitar.

“Dengan semangat berbagi, BRI berkomitmen untuk terus tumbuh bersama masyarakat dan memberikan kontribusi nyata bagi kesejahteraan bangsa,” pungkasnya. (*)

Comment