Sulap Limbah Jadi Pangan Sehat, Mahasiswa Poltekkes Makassar Ciptakan ECOMUFF Pendukung ASI Eksklusif

Screenshot

MAROS, SULSELPASTI.COM – Kreativitas mahasiswa Jurusan Gizi Poltekkes Kemenkes Makassar kembali melahirkan inovasi bermanfaat. Melalui Tim Phoenix, lima mahasiswa mengembangkan ECOMUFF (Eco Functional Muffin), muffin bebas gluten berbahan dasar ampas tahu dan kulit buah naga merah yang berpotensi membantu meningkatkan produksi ASI bagi ibu menyusui.

Inovasi tersebut diterapkan dalam kegiatan pengabdian masyarakat di Desa Bonto Bunga, Kecamatan Moncongloe, Kabupaten Maros, pada 25 Juni 2026. Sebanyak 14 ibu menyusui mengikuti penyuluhan gizi, demonstrasi pembuatan ECOMUFF, serta menerima buku panduan agar dapat mengolah produk tersebut secara mandiri di rumah.

ECOMUFF lahir dari kepedulian terhadap masih rendahnya cakupan ASI eksklusif di Indonesia sekaligus tingginya limbah ampas tahu dan kulit buah naga yang belum dimanfaatkan secara optimal. Kedua bahan tersebut diketahui mengandung senyawa galaktagog alami yang berpotensi membantu meningkatkan produksi ASI.

Program ini menunjukkan hasil positif. Pengetahuan peserta meningkat sebesar 47,19 persen setelah mengikuti penyuluhan, sementara uji organoleptik yang melibatkan 23 mahasiswa Jurusan Gizi Poltekkes Kemenkes Makassar menunjukkan ECOMUFF diterima dengan baik dari aspek warna, aroma, rasa, dan tekstur.

Kegiatan ini merupakan bagian dari National Health Community Service Championship (NHCS’C) 2026 yang diselenggarakan oleh BEM Poltekkes Kemenkes Makassar mengusung tema “Sustainable Health: Create, Care, and Change”, sebagai upaya menghadirkan inovasi pangan fungsional yang mendukung kesehatan ibu dan anak sekaligus memanfaatkan limbah pangan secara berkelanjutan.

Comment