GOWA, SULSELPASTI.COM — Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang meninjau langsung rencana pengaspalan tiga ruas jalan di Kecamatan Tinggimoncong, Sabtu (23/5/2026).
Peninjauan tersebut dilakukan untuk memastikan kesiapan pembangunan infrastruktur yang dinilai strategis dalam mendukung akses pertanian, konektivitas masyarakat, hingga pengembangan sektor pariwisata di kawasan dataran tinggi Gowa.
Menurut Husniah Talenrang, Kecamatan Tinggimoncong, khususnya kawasan Malino, memiliki potensi besar yang harus ditunjang dengan infrastruktur memadai.
“Tinggimoncong ini, khususnya Malino, punya wilayah pertanian yang luas dan potensi pariwisata yang sangat bagus untuk dikembangkan. Untuk memperbanyak kunjungan wisatawan, infrastrukturnya harus diperbaiki,” ujarnya.
Lokasi pertama yang ditinjau yakni Jalan Pendidikan, salah satu akses alternatif menuju kawasan wisata Pinus Malino. Ruas jalan tersebut direncanakan akan diaspal sepanjang 832 meter.
“Kalau jalan ini diperbaiki, masyarakat tentu akan semakin nyaman berkunjung ke Malino,” katanya.
Selanjutnya, Bupati Gowa meninjau Jalan Parangbugisi di Kelurahan Bulutana dengan panjang penanganan sekitar 590 meter. Jalan tersebut menjadi akses utama menuju kawasan permukiman yang dihuni ratusan warga dan disebut belum pernah tersentuh pengaspalan.
“Kurang lebih ada 300 penduduk di kawasan ini dan jalannya belum pernah diaspal sama sekali. Insyaallah pemerintah akan melakukan intervensi agar masyarakat bisa menikmati akses yang lebih baik,” jelasnya.
Sementara itu, di Kelurahan Pattapang, pengaspalan Jalan Lembanna dinilai akan memberi dampak besar bagi sektor pertanian sekaligus membuka peluang pengembangan destinasi wisata baru. Ruas jalan yang akan ditangani terbagi dalam dua segmen dengan total panjang hampir 900 meter.
“Ini merupakan akses pertanian masyarakat. Ketika semuanya ditindaklanjuti pemerintah, dampaknya bukan hanya untuk pertanian, tetapi juga membuka potensi wisata baru yang sangat menjanjikan dan bisa meningkatkan PAD Kabupaten Gowa,” ungkap Husniah.
Plt Kepala Dinas PUPR Kabupaten Gowa, Subchan Ishak, mengatakan seluruh proyek jalan tersebut ditargetkan mulai memasuki proses tender pada Juni 2026.
“Sekarang sementara review HPS di Inspektorat. Setelah itu masuk tahap persiapan lelang dan Insyaallah tender bisa berjalan bulan Juni,” ujarnya didampingi Kepala Bidang Bina Marga Dinas PUPR Kabupaten Gowa, Rusdy Ardianto.
Warga Lembanna, Hasbullah, menyambut positif rencana pengaspalan tersebut. Ia menilai akses jalan yang lebih baik akan sangat membantu aktivitas masyarakat.
“Alhamdulillah masyarakat sangat bersyukur kalau jalan ini bisa diaspal. Yang paling utama tentu mendukung pertanian, kemudian pariwisata,” tuturnya.
Pemerintah Kabupaten Gowa terus mendorong pemerataan pembangunan infrastruktur agar manfaatnya dirasakan langsung masyarakat. Peningkatan akses jalan di Tinggimoncong diharapkan mampu memperlancar distribusi hasil pertanian sekaligus memperkuat sektor pariwisata sebagai penggerak ekonomi daerah. (*)

Comment