TAKALAR, SULSELPASTI.COM — Semarak perayaan HUT ke-80 Republik Indonesia di Kabupaten Takalar semakin meriah dengan digelarnya Final Lomba Balap Perahu Katinting Race Laikang Seri 4, yang menjadi bagian dari ajang Dankodaeral Cup, Minggu (24/08/2025), di Pantai Tanggul Topejawa, Kecamatan Mangarabombang.
Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Bupati Takalar Ir. H. Mohammad Firdaus Daeng Manye, MM, yang menyampaikan apresiasinya terhadap penyelenggaraan lomba tradisional tersebut.
“Balap perahu katinting ini harus dimajukan karena telah tumbuh sebagai tradisi budaya pesisir yang patut dijaga dan dikembangkan hingga ke level yang lebih tinggi,” ujar Bupati Daeng Manye dalam sambutannya.
Ajang Adu Kecepatan dan Persaudaraan Pesisir
Tidak hanya sebagai kompetisi memacu kecepatan, lomba ini juga menjadi simbol kekompakan dan semangat kebersamaan masyarakat pesisir. Ribuan warga memadati lokasi perlombaan, tak hanya dari Takalar, tapi juga dari berbagai daerah di Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat.
Turut hadir dalam kegiatan ini antara lain Laksda TNI Andi Abdul Azis beserta jajaran, Kapolsek Mangarabombang AKP Haji Sarro, Danramil Takalar, serta para kepala desa se-Kecamatan Mangarabombang-Laikang.
Hadiah Fantastis dan Persaingan Ketat
Perlombaan yang berlangsung seru ini mempertemukan tim-tim tangguh yang bersaing memperebutkan hadiah utama senilai total Rp 30 juta, berupa mesin perahu dan uang tunai.
Berikut daftar pemenang:
Juara 1: Sumber Racing 23 – Mesin perahu + Rp 9 juta
Juara 2: Resky Palanro 789 – Mesin perahu + Rp 6 juta
Juara 3: Sumber Tiga Berlian – Mesin perahu + Rp 4 juta
Juara 4: STHill 01
Juara 5: Sumber Resky 99
Juara 6: Delta 09
Seluruh peserta mendapat apresiasi atas penampilan mereka dalam ajang yang kini dianggap sebagai salah satu ikon wisata bahari Kabupaten Takalar.
Warisan Budaya yang Terus Hidup
Balap perahu katinting bukan sekadar olahraga, tapi juga representasi budaya maritim masyarakat pesisir Sulawesi Selatan. Pemerintah Kabupaten Takalar berharap ke depan ajang ini dapat digelar secara lebih luas, bahkan bertaraf nasional, sebagai upaya promosi wisata bahari daerah. (*)

Comment