Tutup TSN II SMADA di Benteng Rotterdam, Wali Kota Munafri Dorong Tudang Sipulung Lebih Besar dan Kolaboratif

MAKASSAR, SULSELPASTI.COM — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, secara resmi menutup rangkaian Tudang Sipulung Nasional (TSN) II SMA Negeri 2 Makassar di Benteng Rotterdam, Minggu (24/5/2026).

Penutupan ajang silaturahmi nasional alumni SMA Negeri 2 Makassar ini dilakukan usai defile dan karnaval meriah yang dimulai dari Rumah Jabatan Wali Kota Makassar menuju lokasi acara penutupan.

Dalam sambutannya di panggung utama, Munafri yang juga menjabat Ketua Harian IKA SMADA Makassar menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh alumni, panitia, serta pihak-pihak yang telah berkontribusi menyukseskan TSN II.

“Saya mengucapkan terima kasih atas seluruh partisipasi, atensi, dan perhatian yang dicurahkan secara maksimal dalam pelaksanaan Tudang Sipulung Nasional Kedua SMA Negeri 2 Makassar,” ujarnya.

Sebagai tuan rumah, Munafri juga menyampaikan permohonan maaf apabila masih terdapat kekurangan selama pelaksanaan kegiatan. Meski demikian, ia mengapresiasi kerja keras panitia dan pengurus yang telah berupaya maksimal agar seluruh rangkaian acara berjalan lancar dan meninggalkan kesan positif bagi peserta.

“Mohon maaf jika masih ada hal-hal yang belum bisa diterima. Ini menjadi pekerjaan rumah kita bersama agar ke depan kegiatan ini bisa jauh lebih baik,” katanya.

Lebih lanjut, wali kota yang akrab disapa Appi ini berharap pelaksanaan TSN III SMADA ke depan dapat melibatkan partisipasi alumni yang lebih luas dari seluruh angkatan dan digelar dengan skala yang lebih besar. Menurutnya, TSN bukan sekadar ajang temu kangen, tetapi juga ruang strategis untuk kolaborasi lintas generasi dan profesi.

“Kita berharap Tudang Sipulung bisa melahirkan berbagai kegiatan kolaboratif lintas angkatan dan lintas profesi,” tuturnya.

Ia menegaskan, potensi besar alumni SMADA akan menjadi kekuatan signifikan apabila terus dipersatukan melalui kegiatan bersama yang berkelanjutan.

Pada kesempatan tersebut, alumni SMADA angkatan 1993 ini juga menekankan bahwa pelaksanaan Tudang Sipulung Nasional harus tetap dilangsungkan di Sulawesi Selatan sebagai daerah asal, guna menjaga kedekatan emosional dan semangat kebersamaan para alumni.

“Tudang Sipulung Nasional SMA 2 tidak boleh dilaksanakan di luar Sulawesi Selatan. Kalau kegiatan per angkatan, silakan di mana saja,” tegasnya.

Menutup sambutan, Munafri mewakili Pengurus Besar IKA SMADA Makassar kembali menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya TSN II.

Diketahui, TSN II SMA Negeri 2 Makassar berlangsung selama tiga hari, sejak 22 hingga 24 Mei 2026. Kota Makassar bertindak sebagai tuan rumah dan kegiatan ini dihadiri ribuan alumni lintas angkatan dari berbagai daerah. (*)

 

Comment