Andi Sudirman Salurkan Bantuan Bibit dan Alsintan Rp323 Miliar, Ribuan Petani Sulsel Terima Manfaat

MAKASSAR, SULSELPASTI.COM – Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, secara resmi melepas penyaluran bantuan bibit dan alat mesin pertanian (Alsintan) dari Kementerian Pertanian RI senilai Rp323 miliar kepada 24 kabupaten/kota se-Sulawesi Selatan. Penyaluran bantuan tersebut berlangsung di Kawasan Center Point of Indonesia (CPI), Kota Makassar, Senin (6/7/2026).

Kegiatan ini dihadiri Wakil Gubernur Sulsel Fatmawati Rusdi, Kapolda Sulsel Irjen Pol. Djuhandhani Rahardjo Puro, unsur Forkopimda, para bupati dan wali kota, kepala OPD, serta petani penerima bantuan.

Dalam sambutannya, Gubernur Andi Sudirman menyampaikan apresiasi kepada Menteri Pertanian RI, Andi Amran Sulaiman, atas dukungan besar pemerintah pusat terhadap sektor pertanian Sulawesi Selatan. Menurutnya, total alokasi bantuan pertanian yang diberikan Kementerian Pertanian untuk Sulsel mencapai lebih dari Rp1 triliun, dengan tahap pertama senilai Rp323 miliar.

“Bantuan ini merupakan bentuk komitmen pemerintah pusat dalam mendukung peningkatan produktivitas pertanian dan kesejahteraan petani di Sulawesi Selatan. Terima kasih kepada Bapak Menteri Pertanian atas perhatian dan dukungan yang luar biasa bagi daerah kita,” ujar Andi Sudirman.

Ia berharap seluruh bantuan tersebut dimanfaatkan secara maksimal oleh para petani. Gubernur juga mengingatkan agar seluruh bibit yang diterima benar-benar ditanam, dirawat, dan dipelihara sehingga mampu meningkatkan hasil produksi pertanian.

“Saya mengajak seluruh penerima bantuan untuk memanfaatkan amanah ini dengan sebaik-baiknya. Bibit yang dibagikan harus benar-benar ditanam, dijaga, dan dirawat agar memberikan hasil yang maksimal bagi petani dan masyarakat,” katanya.

Andi Sudirman menegaskan sektor pertanian masih menjadi penopang utama perekonomian Sulawesi Selatan. Berdasarkan data tahun 2025, sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan berkontribusi sebesar 23,01 persen terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Sulsel.

Produksi padi Sulsel juga terus meningkat hingga mencapai 5,47 juta ton gabah kering giling (GKG), memperkuat posisi provinsi ini sebagai salah satu lumbung beras nasional. Di sektor hortikultura, Sulsel menempati peringkat ketiga nasional untuk produksi bawang merah, sementara sektor perkebunan terus berkembang melalui komoditas unggulan seperti kakao, kopi, lada, pala, dan cengkeh.

Adapun bantuan yang disalurkan mencakup benih padi untuk lahan seluas 142.920 hektare, benih jagung seluas 126.415 hektare, pengembangan kakao seluas 8.000 hektare, kawasan cabai seluas 115 hektare, serta kawasan durian seluas 200 hektare.

Pemerintah juga menyalurkan berbagai alat dan mesin pertanian untuk mendukung peningkatan produktivitas, yakni 50 unit combine harvester, 150 unit traktor roda empat, 100 unit traktor roda dua, 300 unit pompa air, dan 50 unit hand sprayer.

Melalui bantuan tersebut, Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan berharap produktivitas pertanian semakin meningkat, kesejahteraan petani terus membaik, serta posisi Sulsel sebagai salah satu daerah penyangga ketahanan pangan nasional semakin kokoh. (*)

Comment