HUT Ke-27 PNM, Kolaborasi dengan DLH Makassar Hijaukan Monumen Mandala Lewat Penanaman Tabebuya

MAKASSAR, SULSELPASTI.COM – Memperingati hari jadinya yang ke-27, PT Permodalan Nasional Madani (PNM) bersama Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Makassar menggelar aksi penghijauan dengan menanam pohon Tabebuya Kuning di kawasan Monumen Mandala, Senin (1/6/2026).

Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen PNM dalam mendukung pelestarian lingkungan sekaligus memperkuat kolaborasi dengan Pemerintah Kota Makassar untuk menciptakan ruang publik yang lebih hijau, teduh, dan nyaman bagi masyarakat.

Pemilihan Tabebuya Kuning (Handroanthus chrysanthus) dilakukan karena memiliki nilai estetika yang tinggi. Saat bermekaran, bunga tabebuya kerap disebut menyerupai bunga sakura sehingga mampu mempercantik wajah kota. Selain itu, pohon ini juga efektif menyerap polusi udara, membantu mengurangi emisi karbon, serta menurunkan suhu di kawasan perkotaan.

Dengan penanaman tersebut, kawasan Monumen Mandala sebagai salah satu ikon dan ruang publik bersejarah di Kota Makassar diharapkan semakin asri. Deretan pohon tabebuya yang nantinya bermekaran diproyeksikan menjadi daya tarik baru sekaligus memperkuat fungsi ruang terbuka hijau di pusat kota.

Perwakilan manajemen PNM mengatakan, peringatan HUT ke-27 menjadi momentum untuk menegaskan bahwa pertumbuhan perusahaan harus berjalan seiring dengan tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL). Kolaborasi bersama DLH Kota Makassar menjadi wujud nyata kontribusi perusahaan dalam mendukung pembangunan kota yang berkelanjutan.

Sementara itu, Dinas Lingkungan Hidup Kota Makassar mengapresiasi inisiatif penghijauan yang dilakukan PNM. DLH berharap langkah tersebut dapat menginspirasi perusahaan, komunitas, dan berbagai elemen masyarakat lainnya untuk turut berpartisipasi memperluas ruang terbuka hijau di Kota Makassar.

Sebagai bentuk komitmen bersama, kegiatan ditutup dengan kesepakatan untuk melakukan pemeliharaan secara berkala terhadap pohon-pohon yang telah ditanam. Upaya ini diharapkan mampu memastikan tabebuya tumbuh optimal dan memberikan manfaat ekologis serta memperindah kawasan Monumen Mandala dalam jangka panjang.

Judul ini lebih informatif, menghindari kesan berlebihan seperti “miniatur Jepang”, namun tetap menarik perhatian pembaca dengan menonjolkan kolaborasi PNM dan DLH serta manfaat penanaman tabebuya. (*)

Comment