MAKASSAR, SULSELPASTI.COM – Hujan ringan yang mengguyur Makassar sejak dini hari memicu banjir dan genangan di sejumlah wilayah. Merespons kondisi tersebut, Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Makassar (BPBD) bergerak cepat dengan menurunkan Tim Reaksi Cepat (TRC) untuk melakukan pemantauan, evakuasi, dan pertolongan kepada warga terdampak.
Berdasarkan laporan Posko BPBD pada pukul 06.10–07.00 WITA, beberapa titik terdampak banjir di antaranya Jalan Sermani 4, Kelurahan Tello Baru, Kecamatan Panakkukang dengan ketinggian air mencapai sekitar 100 sentimeter.
Sementara itu, di Kompleks Kodam III (Kotipa XVI–XII), Kelurahan Katimbang, Kecamatan Biringkanaya, ketinggian air bervariasi antara 0 hingga 30 sentimeter dan sempat membuat akses kendaraan tidak dapat dilalui.
Genangan juga terpantau di Jalan Kecaping Raya Blok 8, Kecamatan Manggala dengan ketinggian 0–20 sentimeter dan masih dapat dilalui kendaraan. Di Kelurahan Kapasa RW 6, ketinggian air mencapai sekitar 30 sentimeter. Adapun di Terowongan Rappokalling, genangan setinggi kurang lebih 40 sentimeter mendapat pengawasan ketat dari petugas.
Kepala Pelaksana BPBD Kota Makassar, Muhammad Fadli Tahar menyampaikan bahwa seluruh personel TRC telah disebar ke titik-titik terdampak untuk memastikan keselamatan warga serta melakukan asesmen cepat di lapangan.
“Personel kami telah melakukan evakuasi terhadap warga yang membutuhkan pertolongan dan memastikan tidak ada korban jiwa. Kami juga terus memantau tinggi muka air melalui sistem Early Warning System (EWS) dan Automated Water Level Recorder (AWLR),” ujarnya.
BPBD turut berkoordinasi dengan pihak kecamatan, kelurahan, serta instansi terkait guna memastikan penanganan berjalan cepat dan tepat. Sejumlah peralatan evakuasi seperti perahu karet dan perlengkapan keselamatan telah disiagakan sebagai langkah antisipasi jika terjadi peningkatan debit air.
Hingga saat ini, situasi dilaporkan dalam kondisi aman dan terkendali. Meski demikian, masyarakat tetap diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan, menghindari jalur dengan genangan tinggi, serta segera melaporkan kondisi darurat melalui layanan Posko BPBD Kota Makassar yang siaga 24 jam.
Pemerintah Kota Makassar menegaskan komitmennya untuk terus hadir dan bergerak cepat dalam setiap kondisi kebencanaan demi melindungi keselamatan masyarakat. (*)

Comment