Bupati Lutra Andi Rahim Kawal Kerja Sama Baja Nasional untuk Program MBG dan Koperasi Desa

JAKARTA, SULSELPASTI.COM – Bupati Luwu Utara, Andi Abdullah Rahim, menghadiri sekaligus menyaksikan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara PT Krakatau Niaga Indonesia dan Asosiasi Kabupaten Penghasil Sawit Indonesia (AKPSI), Kamis (5/3/2026), di Kantor PT Krakatau Steel, Jakarta.

Kesepakatan ini berfokus pada penyediaan bahan baku baja dan produk turunannya untuk mendukung percepatan pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) serta pengembangan Koperasi Desa Merah Putih di berbagai daerah.

Dalam kegiatan tersebut, Bupati Andi Abdullah Rahim hadir dalam kapasitasnya sebagai Sekretaris AKPSI Pusat. Ia turut menyaksikan langsung penandatanganan MoU yang dilakukan oleh Plt. Direktur Utama PT Krakatau Niaga Indonesia, Deidin Agung Sapta Noviawan, sebagai pihak pertama, dan Ketua Umum AKPSI, Mudyat Noor, sebagai pihak kedua.

Kerja sama ini menjadi langkah strategis yang menandai kolaborasi antara industri baja nasional dan pemerintah daerah yang tergabung dalam AKPSI. Melalui kesepakatan tersebut, kedua pihak berkomitmen membangun kemitraan yang saling menguntungkan dengan tetap mengedepankan prinsip tata kelola perusahaan yang baik serta mematuhi peraturan perundang-undangan.

Ruang lingkup kerja sama mencakup pengadaan bahan baku produk baja untuk mendukung pembangunan fasilitas Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dalam program MBG serta infrastruktur Koperasi Desa Merah Putih.

Sebagai pemasok, PT Krakatau Niaga Indonesia akan menyediakan berbagai produk baja dan turunannya yang dibutuhkan untuk mendukung pembangunan fasilitas tersebut. Selain itu, kedua pihak juga akan melakukan kajian bersama terkait pengembangan bahan baku baja dan pemanfaatan produk turunannya guna mendukung program pemenuhan gizi nasional dan penguatan koperasi desa.

Usai penandatanganan MoU, Bupati Andi Rahim menegaskan bahwa kerja sama ini merupakan langkah nyata sinergi antara pemerintah dan sektor industri untuk memperkuat fondasi ekonomi hingga ke tingkat desa.

“Dengan dukungan material baja yang berkualitas, kita ingin memastikan fasilitas publik untuk program Makan Bergizi Gratis dan Koperasi Desa Merah Putih memiliki standar keamanan dan kenyamanan yang baik,” ujar Andi Rahim.

Ia juga menilai, sinergi antara AKPSI dan PT Krakatau Niaga Indonesia akan membantu pemerintah daerah menekan biaya pembangunan infrastruktur desa.

“Kita ingin program MBG dan Koperasi Merah Putih berjalan maksimal. Dengan kepastian pasokan baja dari Krakatau Niaga Indonesia, kendala material dalam pembangunan fasilitas pendukung di daerah bisa diatasi lebih efisien,” tambahnya.

Dukungan infrastruktur program MBG nantinya meliputi penyediaan material baja untuk pembangunan dapur MBG serta fasilitas distribusi program tersebut di daerah. Sementara untuk Koperasi Desa Merah Putih, pasokan baja akan digunakan untuk memperkuat struktur gudang dan fasilitas pengolahan milik koperasi agar memiliki daya tahan jangka panjang.

Selain itu, kerja sama ini juga diharapkan membuka akses langsung bagi kabupaten penghasil sawit untuk memperoleh produk baja dari produsen nasional tanpa melalui rantai birokrasi dan distribusi yang panjang.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut antara lain Direktur Utama PT Krakatau Sarana Infrastruktur, Dazul Herman, serta Direktur Komersial Pengembangan Usaha dan Portofolio PT Krakatau Steel. (*)

Comment