MAKASSAR, SULSELPASTI.COM — Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Makassar menegaskan bahwa keberhasilan program penghijauan tidak hanya diukur dari banyaknya pohon yang ditanam, tetapi juga dari komitmen merawatnya hingga tumbuh optimal. Pesan itu disampaikan dalam aksi penanaman pohon dan bunga yang digelar Wanita Katolik Republik Indonesia (WKRI) di kawasan Pantai Losari, Sabtu (13/6/2026).
Upaya memperkuat ruang terbuka hijau di kawasan pesisir Kota Makassar terus mendapat dukungan berbagai elemen masyarakat. Salah satunya melalui aksi penanaman pohon dan bunga yang diinisiasi Wanita Katolik Republik Indonesia (WKRI) lintas cabang se-Kota Makassar di kawasan Pantai Losari.
Kegiatan tersebut menjadi bentuk partisipasi masyarakat dalam mendukung perluasan ruang terbuka hijau sekaligus menjaga keindahan dan kualitas lingkungan di salah satu ikon wisata Kota Makassar.
Mewakili Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Makassar, Kepala Bidang Keanekaragaman Hayati (Kehati), Amanda Syahwaldi, hadir mendampingi kegiatan tersebut. Ia menegaskan bahwa pelestarian lingkungan tidak dapat hanya mengandalkan pemerintah, tetapi membutuhkan keterlibatan aktif seluruh lapisan masyarakat.
Menurut Amanda, penanaman pohon dan tanaman hias di kawasan pesisir memiliki manfaat besar bagi lingkungan, mulai dari memperindah lanskap Pantai Losari hingga memperkuat fungsi ekologis kawasan dalam menyerap emisi karbon dan meningkatkan kualitas udara.
Namun, ia mengingatkan bahwa keberhasilan penghijauan tidak berhenti pada kegiatan menanam. Tantangan sesungguhnya adalah memastikan setiap pohon dan tanaman yang ditanam mendapat perawatan secara berkelanjutan agar dapat tumbuh dengan baik.
“Menanam pohon adalah langkah awal, tetapi merawatnya hingga tumbuh besar jauh lebih penting. Dari situlah manfaat berupa oksigen, keteduhan, dan kualitas lingkungan yang lebih baik dapat dirasakan masyarakat dalam jangka panjang,” ujarnya.
Aksi penghijauan tersebut juga didampingi Kepala UPTD Pengelolaan Kawasan Pantai Losari, Muliany Rosa, bersama puluhan kader WKRI dari berbagai kecamatan di Kota Makassar. Kegiatan ini diharapkan menjadi inspirasi bagi masyarakat untuk terus berpartisipasi dalam menjaga kelestarian lingkungan dan memperkuat ruang terbuka hijau di kawasan pesisir. (*)

Comment