BANTAENG, SULSELPASTI.COM — Pemerintah Kabupaten Bantaeng menggelar upacara peringatan Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 di Lapangan Pantai Seruni Bantaeng, Senin (17/8/2026). Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, upacara tahun ini berlangsung lebih sederhana dan khidmat sebagai bentuk empati kepada masyarakat Nusa Tenggara Timur yang menjadi korban gempa pada Sabtu (15/8) lalu.
Bupati Bantaeng, Muh. Fathul Fauzy Nurdin, bertindak sebagai Inspektur Upacara. Ia hadir didampingi Ketua TP PKK Kabupaten Bantaeng, Gunya Paramasukhaputri. Peringatan HUT ke-81 RI tahun ini mengusung tema “Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur” yang menjadi momentum untuk mengenang perjuangan para pahlawan sekaligus memperkuat semangat persatuan dan kontribusi dalam pembangunan.
Upacara tersebut dihadiri Wakil Bupati Bantaeng H. Sahabuddin bersama Ketua GOW Hj. Rahma Arsyad, Ketua DPRD Bantaeng H. Budi Santoso, Kapolres Bantaeng Andi Mayasari Patongai, Kepala Kejaksaan Negeri Bantaeng Hadi Sukma Siregar, Dandim 1410 Bantaeng Letkol Arh. Muh. Husni Hidayat Muchlis, Ketua Pengadilan Negeri Bantaeng Bangbang Supriono, Pj. Sekretaris Daerah H. Muhammad Tafsir, serta jajaran kepala OPD, camat, lurah dan ASN lingkup Pemkab Bantaeng.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Bantaeng menyerahkan penghargaan Satyalancana Karya Satya kepada sembilan ASN sebagai bentuk apresiasi atas pengabdian, kesetiaan dan dedikasi selama menjalankan tugas. Penghargaan diberikan berdasarkan masa pengabdian, yakni 30 tahun kepada tiga ASN, 20 tahun kepada tiga ASN, dan 10 tahun kepada tiga ASN.
Selain penghargaan, Pemkab Bantaeng juga menyerahkan sejumlah bantuan sosial kepada masyarakat. Bantuan tersebut meliputi bantuan bagi keluarga korban tenggelam, bantuan berbasis kearifan lokal, serta santunan bagi janda veteran. Sebelum upacara dimulai, Bupati Bantaeng juga menyerahkan Bendera Sang Saka Merah Putih kepada Pasukan Pengibar Bendera Pusaka untuk dikibarkan dalam rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI. (*)

Comment