LUWU UTARA, SULSELPASTI.COM — Pemerintah Kabupaten Luwu Utara melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada warga terdampak banjir. Kepala Kesbangpol Luwu Utara, Ismaruddin, menyerahkan bantuan berupa 125 kilogram beras di Posko Tanggap Darurat Bencana Banjir yang berlokasi di halaman Kantor Perpustakaan dan Arsip Daerah Kabupaten Luwu Utara, Senin (25/5/2026).
Penyaluran bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian dan solidaritas Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Luwu Utara terhadap masyarakat yang terdampak musibah banjir. Ismaruddin berharap bantuan ini dapat meringankan beban warga, khususnya dalam memenuhi kebutuhan pokok di tengah situasi darurat.
“Bantuan ini adalah wujud kepedulian dan empati kami kepada saudara-saudara yang terdampak banjir. Semoga bisa membantu kebutuhan dasar masyarakat,” ujar Ismaruddin.
Banjir yang melanda sejumlah wilayah di Luwu Utara dipicu oleh tingginya curah hujan di wilayah hulu dalam durasi cukup lama. Kondisi tersebut menyebabkan peningkatan debit air pada sejumlah sungai utama, seperti Sungai Benuang/Rongkong, Sungai Masamba, Sungai Baliase, Sungai Kanjiro, dan Sungai Bungadidi. Luapan air disertai material hanyutan berupa kayu dan sedimen lumpur dari wilayah pegunungan.
Peristiwa banjir mulai terjadi pada Rabu, 13 Mei 2026 sekitar pukul 22.00 WITA dan berdampak pada 7 kecamatan dan 29 desa. Wilayah terdampak antara lain Kecamatan Baebunta, Baebunta Selatan, Malangke Barat, dan Malangke dengan sejumlah desa mengalami genangan dan kerusakan.
Pemerintah daerah terus melakukan penanganan darurat serta pendistribusian bantuan kepada warga terdampak. Sinergi seluruh pihak diharapkan dapat mempercepat proses penanganan bencana dan pemulihan pascabanjir di Kabupaten Luwu Utara. (*)

Comment