MAKASSAR, SULSELPASTI.COM — Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan melalui program Multi Years Project (MYP) terus mengakselerasi peningkatan infrastruktur jalan di berbagai wilayah. Program yang didanai APBD ini menjadi wujud komitmen Andi Sudirman Sulaiman bersama Wakil Gubernur Fatmawati Rusdi untuk memperkuat konektivitas antardaerah sekaligus menunjang aktivitas ekonomi masyarakat di Sulawesi Selatan.
Fokus MYP diarahkan pada ruas-ruas dengan mobilitas tinggi yang berperan sebagai jalur penghubung antarkabupaten/kota, mendukung distribusi barang dan jasa, serta memperlancar arus logistik. Berdasarkan laporan progres terbaru, pekerjaan MYP terbagi dalam lima paket yang tersebar di sejumlah daerah.
Ragam Pekerjaan Infrastruktur
Pelaksanaan proyek mencakup pengaspalan, pembangunan bahu jalan, pemasangan drainase, hingga pengecoran beton rigid pada titik-titik prioritas.
Paket 2: Pekerjaan berlangsung di sejumlah ruas, antara lain Batas Gowa–Galesong–Pattallassang (laston AC-BC), Panciro–Batas Kota Makassar (AC-BC dan bahu jalan beton), Batas Gowa–Barombong–Batas Takalar (bahu jalan beton), Batas Gowa–Bontoramba (lapis aus beton dan bahu jalan), Palleko–Towata (laston lapis aus), serta Batas Jeneponto–Rumbia–Jeneponto (lapis fondasi agregat).
Paket 3: Penanganan dilakukan di ruas Mario–Binabaru–Batas Pinrang (pemasangan batu talud) dan Batas Sidrap–Malimpung (laston lapis antara AC-BC).
Paket 4: Meliputi ruas Salaonro–Batas Wajo (AC-BC), Impa-Impa–Anabanua (pengamanan tanaman), Doping–Atapange (batu talud gandeng mortar), serta Batas Soppeng–Ulugalung (beton FC’15).
Paket 5: Mencakup pembangunan saluran di Tanabatue–Sanrego–Palattae, pemasangan batu mortar di Ujung Lamuru–Palattae, serta pengaspalan AC-BC di ruas yang sama.
Sejumlah pekerjaan saat ini telah memasuki tahap pengaspalan, pembangunan bahu jalan, dan penguatan struktur untuk meningkatkan ketahanan jalan terhadap beban kendaraan dan lalu lintas harian.
Kepala Bidang Jalan Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi Sulsel, Muhammad Rosyadi, menegaskan percepatan proyek ini diharapkan berdampak langsung pada peningkatan konektivitas dan pertumbuhan ekonomi.
“Ruas-ruas yang sebelumnya rusak kini menunjukkan perubahan signifikan. Kondisi jalan yang lebih baik meningkatkan kenyamanan dan keselamatan pengguna,” ujarnya, Minggu (24/5/2026).
Dengan infrastruktur yang semakin memadai, Pemprov Sulsel menargetkan MYP berjalan sesuai jadwal dan memberi dampak nyata bagi mobilitas masyarakat serta kelancaran distribusi barang dan jasa di seluruh wilayah Sulawesi Selatan. (*)

Comment