Harmoni di Pantai Seta-Seta, Umat Hindu Luwu Utara Gelar Melasti Massal Sambut Nyepi 2026

LUWU UTARA, SULSELPASTI.COM — Ratusan umat Hindu di Kabupaten Luwu Utara menggelar ritual Melasti Massal di Pantai Seta-Seta, Desa Poreang, Kecamatan Tanalili. Prosesi sakral ini menjadi bagian penting dalam rangka menyambut Hari Raya Nyepi Tahun 2026.

Upacara Melasti berlangsung khidmat dengan dipimpin para pemangku adat. Ritual ini dimaknai sebagai proses penyucian diri dan alam semesta sebelum memasuki hari suci Nyepi. Dalam ajaran Hindu, Melasti mencakup dua makna utama, yakni Bhuana Alit sebagai penyucian jiwa dan raga manusia, serta Bhuana Agung sebagai penyucian alam semesta dari unsur-unsur negatif. Air laut di tepi pantai menjadi simbol utama dalam prosesi pembersihan tersebut.

Kegiatan ini turut dihadiri Bupati Luwu Utara, Andi Abdullah Rahim, bersama Wakil Bupati Jumail Mappile. Dalam sambutannya, Andi Rahim menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan Melasti yang berlangsung dengan tertib dan penuh makna.

Ia menilai Melasti tahun ini terasa istimewa karena dilaksanakan bertepatan dengan bulan suci Ramadan, saat umat Muslim juga menjalankan ibadah puasa. Menurutnya, hal tersebut mencerminkan kuatnya nilai toleransi, saling menghormati, dan kebersamaan dalam kehidupan masyarakat Luwu Utara yang beragam.

Melalui momentum Melasti Massal ini, diharapkan nilai-nilai spiritual, persaudaraan, dan toleransi antarumat beragama terus tumbuh, sehingga Luwu Utara tetap menjadi daerah yang damai, rukun, dan harmonis. (*)

Comment